MEDAN – RENTAKNEWS : Ketua DPD PTI (Pemuda Tani Indonesia) Sumut M Fadly Abdina, SP, MSi meminta Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Syahrul Yasin Limpo memperbaiki data pertanian Indonesia. “Untuk mendukung produksi pangan nasional diperlukan data yang valid dan rapi sehingga sehingga antara produksi dan kebutuhan dapat disinkronkan. Selama ini Kementerian Pertanian mengatakan produksi pangan cukup tapi Kementerian Perdagangan tetap melakukan impor, sehingga yang dikorbankan adalah petani,” kata Fadly pada Diskusi Terbatas PTI di kantor PTI Sumut, Senin (28/10/2019) menanggapi Program 100 Hari Kerja Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju.

IKLAN

Lebih lanjut Fadly mengatakan, dengan data yang valid dan benar, Kementan RI dapat membuat kebijakan hulu dan hilir yang tepat sasaran sesuai fungsi Kementan sebagai Pusat Data Kondisi Pertanian Nasional. Dengan demikian tidak terjadi lagi tumpang tindih data dengan kementerian lain.

“Ini harus menjadi prioritas utama Pak Menteri Syahrul Yasin Limpo di tengah lemahnya Produksi Komoditi Pertanian di sektor hulu sehingga menyebabkan lemahnya penerimaan petani di sektor hilir. Ini harus menjadi terobosan baru mengingat Kementan adalah pengendali utama penyediaan pangan nasional,” kata Fadly lai.

Untuk itu, menurut Fadly, harus ada keberpihakan pemerintah kepada Penyuluh Pertanian karena merekalah garda terdepan dalam memotivasi petani dalam menjalankan program budidaya pertanian. Penyuluh Pertanian merupakan faktor penting yang tidak dapat dipisahkan dari suksesnya petani dalam menjalankan program swasembada pangan. “Pemerintah harus memberikan perhatian yang lebih besar sehingga tingkat kesejahteraan penyuluh pertanian dapat lebih ditingkatkan,” kata Fadly lagi.

Dengan tingkat kesejahteraan yang lebih baik diharapkan kinerja penyuluh pertanian menjadi lebih termotivasi sehingga harapan memenuhi pangan 267 juta rakyat Indonesia dapat terwujud. Selama ini PTI Sumut sebagai organisasi pemuda yang konsen berkiprah di bidang pertanian selalu mendorong para penyuluh pertanian di desa-desa untuk bekerja semaksimal mungkin, meskipun tingkat kesejahteraan mereka cukup memprihatinkan. Untuk itu Fadly mendesak Menteri Pertanian untuk segera memberi perhatian penuh terhadap kesejahteraan penyuluh pertanian ini. (*

Sumber:

Pressreleasse PTI Sumut

Editor:

HAR Jambak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here