JAKARTA – RENTAKNEWS : Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS H. Hidayatullah, SE keberatan dengan rencana Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati yang akan memberlakukan cukai kantong plastik sebagai sumber keuangan negara. Fraksi PKS telah menyatakan keberatan atas usul Menkeu itu pada Rapat Kerja Komisi XI dengan Kementerian Keuangan, Rabu, (19/02/2020) dengan topik “Penjelasan Menkeu tentang Ekstensifikasi Barang Kena Cukai Berupa Kantong Plastik”.

IKLAN

“Dalam Rapat Kerja itu kita sudah menyatakan keberatan karena dampaknya hanya kan memberatkan rakyat kecil. Kita setuju untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai tapi bukan dengan memberlakukan cukai terhadap setiap pemakaian kantong plastik. Jika cukai ini diberlakukan, produsen pasti menaikkan harga kantong plastik. Kita tahu pengguna terbesar kantong plastik adalah rakyat kecil. Nah dampak inilah yang harus kita pertimbangkan, pasti akan memberatkan rakyat kecil,” kata Hidayatullah melalui telepon seluler kepada reporter Rentaknews Abdul Aziz.

Menurut Hidayatullah, memungut cukai untuk kantong plastik sama artinya menimbulkan masalah ekonomi baru bagi masyarakat menengah ke bawah yang saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi.  Masyarakat akan merasakan ekonomi biaya tinggi yang semakin memberatkan mereka.

Saat ini, menurut Hidayatullah, masyarakat sedang menghadapi kesulitan ekonomi sebagai dampak naiknya iyuran BPJS dan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok. “Jadi menurut kami Fraksi PKS kebijakan memungut cukai dari kantong plastik belum waktunya dan kurang tepat jika dilakukan sekarang ini,” kata Aleg dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara ini.

Menurut Hidayatullah, yang perlu dilakukan pemerintah adalah menyediakan infrastruktur pengolahan sampah plastik. “Ini bisa disinergikan dengan pemerintah daerah” kata Hidayatullah lagi. (*)

Reporter:

Abdul Aziz

Editor:

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here