MEDAN – RENTAKNEWS : Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr. Agussani, MAP meminta agar pelaksanaan Ujian Akhir Semester dengan sistem daring tidak mengabaikan mutu dan kualitas pendidikan UMSU. “Saya harap semua pihak, baik dosen penguji maupun mahasiswa dapat berlaku jujur dalam pelaksanaan UAS sistem daring ini. Kita harus menjaga mutu dan kualitas pendidikan yang semakin kompetitif. Meskipun dilaksanakan secara online, ujian daring ini jangan samapai mengabaikan mutu dan kualitas pendidikan,” kata Agussani di ruang kerjanya kepada Rentaknews.com, Kamis, (18/06/2020).

IKLAN
Dr. Agussani, MAP

Menurut Agussani, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, mahasiswa menerapkan protokol kesehatan meskipun UAS dilaksanakan di tempat kediaman masing-masing secara online. Agar mahasiswa mengikutinya dengan tertib dan jujur dalam menjawab soal-soal ujian yang diajukan dosen penguji. Untuk itu, Agussani minta agar para pimpinan fakultas, prodi, termasuk UPM, GPM dan BPM dapat mengontrol pelaksanaa ujian secara virtual ini sesuai dengan fungsi masing-masing.

Agussani juga meminta agar para dosen penguji dapat memberikan penilaian yang proporsional. Untuk itu sebagai Rektor, Agussani menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah melancarkan pelaksanaan UAS secara online ini. Sebgaimana diketahui, UMSU saat ini sedang melaksanakan kegiatan Ujian Akhir Semester yang telah dilaksanakan sejak minggu pertama hingga akhir Juni 2020.

Menanggapi imbauan  Rektor UMSU ini, Dekan Fakultas Teknik UMSU, Munawar Al Fansuri Siregar ST, MT mengingatkan dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan agar benar-benar dapat memaksimalkan capaian pembelajaran dari rumah sehingga sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

Menurut Munawar, pelaksanaan UAS di Falkutas Teknik UMSU dilaksanakan secara daring dari rumah dengan menggunakan aplikasi sinkronis di mana metode ini menggunakan video konference maupun asinkronis dengan menggunakan email atau berbagai macam aplikasi chat atau pesan secara online. 

“Pembelajaran dan ujian secara daring tidaklah mudah dilakukan karena diperlukan kreativitas seorang dosen dalam mengeksplorasi rencana pembelajaran untuk dijalankan secara online dan di sisi lain dukungan jaringan yang stabil dan ketersediaan kuota bagi dosen dan mahasiswa sangat penting sehingga proses pembelajaran tidak mengalami kendala. Kita telah menyiapkan fasilitas sarana dan perasarana yang memadai sehingga proses pembelajaran dan ujian dapat berjalan lancar,” kata Munawar lagi.

Munawar juga menginformasikan, Mendikbud RI telah mengumumkan bahwa tahun ajaran baru yang akan datang masih tetap melanjutkan sistem belajar daring dari rumah bagi kota/kabupaten yang berada di zona merah dan kuning. Arahan menteri tersebut menjadi penting bagi sivitas akademika FT UMSU karena Kota Medan masih berada di zona merah. “Untuk itu harusnya pembelajaran secara daring atau online tidak dimanfaatkan sebagai momen liburan akan tetapi tetap melaksanakan pembelajaran dari rumah,” kata Munawar lagi. (*)

Reporter:

Ansari Adnant

Editor:

Harun AR

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here