Walikota LIRA Siantar Robin Samosir

SIANTAR-RENTAKNEWS.COM: Walikota LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kota Pematangsiantar Drs. Robin Samosir, MM mengatakan Walikota Pematangsiantar yang akan datang haruslah orang yang punya kepedulian tinggi terhadap problematika warga kota. Saat ini warga Kota Pematangsiantar menghadapi masalah banjir akibat penataan kota yang amburadul. Perumahan dan ruko dibangun tanpa memperhatikan kondisi lingkungan dan peruntukan lahan yang tepat.

IKLAN

“Ada orang kuat yang membangun sekolah dan rumah sakit di lahan yang bukan untuk peruntukannya. Walikotanya diam saja, ada pemukiman warga kebanjiran, Walikotanya tidur saja. Jadi ke depan kita butuh Walikota yang mau bertindak langsung jika warga menghadapi masalah,” kata Robin Samosir kepada Rentaknews.com di Pematangsiantar, Senin (13/07/20202).

Menurut Samosir, problematika Kota Pematangsiantar saat ini adalah masalah banjir yang selalu datang jika hujan turun. Itu terjadi akibat pentataan kota yang ambradul. Dulu Kota Pematangsiantar tidak pernah banjir. Sekarang jika hujan setengah jam saja, seluruh kota terendam air. Ini akibat drainase yang tidak lagi berfungsi. Bahkan ada saluran drainase yang ditutup warga seenaknya sehingga air tumpat dan tumpah ke jalan.

“Jadi pada intinya kita butuh Walikota yang tegas yang mau langsung terjun ke masyarakat melihat problematika warga dan langsung mengambil kebijakan,” kata Robin tentang figur yang cocok memimpin Kota Pemaangsiantar ke depan.

Robin menyebut beberapa kriteria Walikota yang ideal untuk Kota Pematangsiantar diantaranya punya trackrecord yang baik dalam membangun Kota Pematangsiantar, punya kompetensi sebagai Walikota, memiliki moralitas yang baik dan punya pengalaman birokrasi yang baik. Untuk itu Robin mengimbau agar para ketua partai bisa menjadikan kriteria itu sebagai dasar untuk mencalonkan seseorang sebagai Walikota.

“Saya yakin, Siantar punya putra daerah dengan kriteria seperti itu, asalkan kita jeli melihat figur-figur yang selama ini telah berbuat untuk kemajuan Kota Pematangsiantar. Pimpinan partai harus mampu menemukan figur seperti itu,” kata Robin lagi.

Sampai saat in, konstelasi politik di Siantar baru menunjukkan riak-riak kecil menyusul diumumkannya pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan diusung Partai Hanura dan Partai Demokrat. Koalisi kedua partai ini mengakumulasi tujuh kursi dari syarat enam kursi untuk bisa mencalonkan dengan mengusung pasangan Asner Silalahi – dr. Susanti. Sementara parpol lain seperti PDIP dan Partai Nasdem masih melakukan penjaringan. Kemungkinan dari jalur independen akan muncul pasangan Ojak Naibaho dan Efendi Siregar.

“Partai lain seperti Partai Golkar, Partai Gerindra, PDIP dan PAN belum mengumumkan calonnya. Masih ada kesempatan ketua-ketua partai untuk mencari tokoh-tokoh yang ideal untuk memimpin Kota Pematangsiantar,” kata Robin lagi.(*)

Reporter:

An Jambak

Editor:

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here