MEDAN—RENTAKNEWS : Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Soekirman dan Tengku Ryan terancam gagal mengikuti Pilkada Serdang Bedagai akibat dualisme dukungan Partai Amanat Nasional. Soekirman dan Ryan serta sekitar 500-an orang pendukungnya sempat mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Serdang Bedagai pada hari Jumat, (04/09/2020) namun KPUD Serdang Bedagai menolak pendaftarannya.

IKLAN

Ketika mendaftar, Soekirman mengaku mendapat dukungan dari Partai Nasdem yang memiliki enam kursi, Partai Amanat Nasional sebanyak empat kursi dan Partai Keadilan Sejahtera sebanyak dua kursi di DPRD Serdang Bedagai. “Ada tiga partai yang mengusung kami dalam pencalonan ini dengan jumlah 12 kursi DPRD sesuai persyaratan minimal sembilan kursi DPRD,” kata Soekirman kepada pendukungnya yang datang memenuhi kantor KPUD Serdang Bedagai.
Menurutnya, DPP PAN telah membatalkan surat B1KWK DPP PAN untuk paslon Darma Wijaya dan Adlin Tambunan dengan B1KWK terbaru dari DPP PAN tertanggal 3 September 2020. Selain B1KWK itu Soekirman juga membawa surat penting lain yaitu surat pengambilalihan Kuasa DPP PAN dari DPD PAN Serdang Bedagai ke DPP PAN.

Ketua KPUD Serdang Bedagai, Erdian Wirajaya, SSos ketika dihubungi Rentaknews.com via seluler mengatakan pihaknya sebenarnya tidak menolak pasangan Soekirman-Tengku Ryan tapi hanya tidak bisa menerima karena sebelumnya pasangan Darma Wijaya-Adlin Tambunan sudah lebih dahulu mendaftar juga dengan membawa surat dukungan dari DPP PAN. “Sementara kami berpedoman siskom KPU yang belum dirubah DPP PAN. Kami patuh dengan regulasi yang sudah ditetapkan KPU Pusat,” katanya.(*)

Reporter:

An Jambak

Editor:

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here