JAKARTA—RENTAKNEWS.COM: Setiap tanggal 10 September setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia (World Suicide Prevention Day). Hal ini dilakukan setiap tahunnya untuk mencegah terjadinya kasus bunuh diri.

IKLAN

Peningkatan kasus bunuh diri yang terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa kesehatan jiwa penting diperhatikan agar kasus bunuh diri bisa dicegah. Kesadaran mengenai kesehatan jiwa ini harus dibangun di setiap lapisan masyarakat.

Ada beberapa tanda yang umumnya diperlihatkan seseorang saat terlintas pikiran untuk bunuh diri. Berdasarkan situs kesehatan Mayo Clinic, berikut ini beberapa tanda umum upaya bunuh diri:

1. Berbicara tentang bunuh diri seperti membuat pernyataan  ‘Seandainya aku meninggal dunia’ atau ‘Seandainya aku tidak dilahirkan’.

2. Menarik diri dari kontak sosial dan selalu ingin dibiarkan sendiri.

3. Memiliki suasana hati yang berubah-ubah.

4. Disibukkan dengan pikiran tentang kematian.

5. Merasa terjebak atau putus asa karena situasi yang sedang dihadapi.

6. Mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.

7. Pola makan dan tidur yang berubah.

8. Melakukan hal-hal berisiko atau merugikan diri sendiri.

9. Membereskan urusan-urusan yang belum selesai secara tiba-tiba.

10. Mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang di sekitar.

11. Mengalami kecemasan dan kegelisahan akut.

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan saat seseorang di sekitar terlihat tengah mempertimbangkan upaya bunuh diri menurut Very Well Mind:

1. Jangan sepelekan saat seseorang mengungkapkan keinginannya untuk bunuh diri. Ungkapan itu bisa menjadi cara mereka untuk mencari pertolongan. Sebaiknya, dengarkan apa pun yang mereka rasakan tanpa memberi penilaian yang menghakimi.

2. Jadi pendengar yang baik. Coba-lah menjadi pendengar yang baik bagi teman yang sedang menghadapi masalah. Hindari berdebat dan memberi komentar yang terasa meremehkan. Cukup dengarkan segala keluh kesahnya dan tunjukkan bahwa Anda benar-benar peduli.

3. Bertanya soal keinginan bunuh dirinya. Jangan takut untuk membahas topik bunuh diri saat seseorang telah memperlihatkan tanda-tanda. Dengan cara itu, Anda memberikan mereka kesempatan untuk terbuka dan memungkinkan menerima pertolongan Anda.

4. Sarankan untuk mencari pertolongan profesional. Berbicara memang dapat meringankan beban yang dirasakan. Namun, hal itu tak akan bertahan lama. Alih-alih hanya menjadi teman bicaranya, dorong juga mereka untuk segera mencari pertolongan profesional seperti psikolog.

5. Selalu temani, jangan dibiarkan sendirian. Saat seseorang telah memperlihatkan tanda-tanda darurat, akan lebih baik jika Anda tak meninggalkannya seorang diri. Berada seorang diri menjadi kesempatan mereka untuk benar-benar melakukan percobaan bunuh diri.(*)

Sumber: CNN Indonesia

Editor: Pristi Hapsari Hasugian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here