1 Desember 2021

Warga Medan Keluhkan Masalah Jalan, Sampah dan Banjir Kepada Salman Alfarisi

MEDAN-RENTAKNEWS.COM: Sejumlah warga Medan mengeluhkan masalah jalan yang berlubang, sampah yang berserakan di sembarang tempat dan banjir yang selalu melanda  jika musim hujan kepada Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi, Lc, MA dalam kegiatan Reses III beliau di Gedung Ikatan Keluarga Bayur (IKB) Jl. Utama, Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area, Sabtu (12/09/20).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan sangat memahami keresahan yang telah lama dialami masyarakat terkait permasalahan di Kota Medan ini. “Terus terang masalah ini telah kami sampaikan kepada pemerintah. Namun yang terpenting yang perlu kita bangun adalah kesadaran masyarakat untuk mengantisipasi masalah itu,” katanya dalam dialog yang dipandu tokoh masyarakat Minang Abdul Aziz, ST.

Tokoh masyarakat Kota Medan berfoto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi, Lc, MA. (Foto APP)

Menurut Salman, kita lihat pemerintah sudah berupaya mengantisipasi banjir, tapi banjir juga bisa terjadi karena sampah yang dibuang masyarakat ke sungai. Jadi selama ini, saya telah mendorong masyarakat untuk menggalakkan Komunitas Bank Sampah. Sampah dikumpul secara mandiri oleh masyarakat lalu dipisah antara sampah organik dan sampah non organik. Sampah organik dimasukkan dalam sebuah lubang seukuran pipa sehingga dalam jangka waktu tertentu akan berubah jadi pupuk organik.

“Tapi komunitas ini baru terbentuk di Sunggal. Saya berharap komunitas ini ada diseluruh di lingkungan di Kota Medan, sehingga persoalan sampah dan banjir dapat kita atasi,” kata Salman yang pada Pilkada Kota Medan akhir tahun ini mencalokan diri menjadi Wakil Walikota Medan berpasangan dengan Akhyar Nasution.

Lebih lanjut dikatakannya, Komunitas Bank Sampah ini akan mengelola sendiri sampah rumah tangga warga. Jai tidak ada sampah yang terbuang sia-sia. Dari satu karung sampah nanti bisa dihasilkan satu kantong plastik pupuk organik yang bermanfaat untuk tanaman. “Lubang sampah itu disebut biopori. Yaitu lubang seukuran pipa yang kita tanamkan di tanah sedalam kira-kira dua meter. “Jadi jika ingin membuang sampah nasi, ikan, sayur, daging ya ke lobang itu. Nanti kalau sudah penuh digali bisa jadi pupuk. Bisa bermanfaat untuk tanaman,” kata Salman lagi.

Dengan adanya biopori-biopori itu di setiap rumah, maka masyarakat tidak akan ada lagi membuang sampah sembarangan sehingga kita terhindar dari banjir. Biopori itu juga berfungi sebagai resapan air, karena air hujan akan meresap ke dalam biopori tersebut.

Sejumlah Enmak-emak berfoto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi, LC, MA. (Foto: APP)

Seorang warga yang berdomisili di daerah pinggiran Sungai Deli Kampung Aur bernama Arsini Piliang mengatakan keresahannya atas rencana Pemko Medan akan memperlebar Sungai Deli.”Kalau diperlebar tentu akan menggusur pemukiman penduduk di sepanjang Sungai Deli. Nah kalau digusur kami mau tinggal di mana? Lagi pula kalau memperlebar sungai kan perlu banyak biaya karena akan ada 21 jembatan yang terkena dan harus dibangun ulang,” kata Arsini lagi. Arsini juga mempertanyakan kenapa Pemko Medan tidak melibatkan USU dalam penanganan banjir di Kota Medan. “Di USU kan banyak pakar-pakar lingkungan.

Menjawab pertanyaan ini Salman mengatakan, rencana pembangunan infrastruktur termasuk soal Sungai Deli tentu pemerintah sudah mempersiapkan anggarannya, hanya saja karena ada masalah pandemi Covid-19 ini banyak anggaran yang dialihkan untuk penanganan wabah virus corona ini.

Kegiatan reses III ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat yang hadir harus memakai masker yang sudah disiapkan panitia.

Di akhir kegiatan Salman secara terbuka memberikan nomor handphonenya agar masyarakat bisa langsung  menyampaikan aspirasi kepadanya. “Reses itu hanya formalitas saja. Tak perlu hanya di sini saja kita berbicara, silahkan sampaikan aspirasi langsung kepada saya melalui nomor 081361189181,” katanya. (*)

Reporter:

Arif P Putera

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram