MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Pusat Zakat Umat (PZU) Sumatera Utara menyelenggarakan pelatihan relawan tangguh dalam rangka menjemput zakat umat dengan tema “Bangkit Umat Dalam Berzakat”. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu pada Sabtu-Minggu 12-13 September 2020 bertempat di Aula Sekretariat DPD RI Perwakilan Sumut, Jalan Gajah Mada No. 32, Medan.

IKLAN
Ketua PZU Sumut H. Muhammad Nuh, MSP (Foto: APP)

Kegiatan pelatihan ini dibuka Ketua PZU Sumatera Utara  H. Muhammad Nuh, M.SP. dengan peserta sejumlah 33 orang mewakili kabupaten/kota di Sumatera Utara. Dalam arahannya, Muhammad Nuh mengatakan, pengelolaan zakat di Sumatera Utara sudah terbilang membaik bahkan meningkat. “Secara umum pengelola zakat di Sumatera Utara sudah membaik, itu artinya pengelola zakat meningkat kinerjanya, kesadaran masyarakat membaik. Kita berharap PZU yang kita kelola ini juga meningkat,” ujar anggota DPD RI asal Sumatera Utara ini.

PZU Sumut bekerja sama dengan  Inspirasi Melintas Zaman (IMZ) melaksanakan pelatihan ini. IMZ memiliki pengalaman yang baik dalam melakukan pelatihan, bukan saja di dalam negeri tapi juga di luar negeri seperti Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Taiwan.

Head of IMZ Learning Hongkong  Riki Wirahmawan SS. M.Pd  mengatakan kesadaran masyarakat Indonesia yang ada di luar negeri khususnya Hongkong dalam berzakat sangat tinggi. “Alhamdulillah, saya diberi kesempatan dua kali ke Hongkong untuk membuat pelatihan-pelatihan khusus untuk orang Indonesia yang bekerja di sana. Hebatnya yang mengikuti pelatihan ini bukan saja orang Indonesia,  yang bukan orang Indonesia pun ikut seperti  orang Philipina, Hongkong dan Eropa. Mereka memiliki rasa penasaran yang tinggi akan kegiatan ini,” katanya.

Menurutnya, ada sekitar 214.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI)  yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) Hongkong. Jadi dari segi jumlah wajib zakat, lumayan banyak, bahkan setiap tahunnya meningkat. Rate Dompet Dhuafa di sana itu luar biasa, setiap tahunnya zakat itu bertambah, ini membuktikan antusiasme  orang Indonesia yang ada di Hongkong untuk berzakat. “Kita sebagai penyalur dana zakat akan mendistribusikannya ke beberapa tempat yang mengalami bencana alam seperti tsunami, gempa dan banjir,” ujarnya.

Ketua Panitia Ir. Tauhid Ichyar, MT dalam sambutannya mengatakan, IMZ dipercaya dan dipilih karena kemampuan merekayang sudah profesional. “IMZ merupakan sebuah lembaga social enterprise yang membantu organisasi nonprofit dan nirlaba di bidang leadership, pengembangan SDM dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai spriritual,” kata Tauhid lagi.

Dengan pelatihan ini diharapkan para relawan zakat umat ini dapat menjemput zakat para wajib zakat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. “PZU akan menghimpun zakat yang akan disalurkan kepada kaum dhuafa misalnya berupa beasiswa fakir miskin dan anak yatim, dan para janda-janda yang memiliki kemampuan untuk membangun perekonomiannya,” ujar Tauhid.

Materi yang disajikan berupa motivasi perjuangan zakat, orientasi perjuangan amil zakat, jati diri amil, lingkaran kemiskinan, filosofi program pemberdayaan zakat  yang disampaikan Ketua Dewan Pengurus Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayat (BMH) Marwan Mujahidin, SE.

”Jika kita berbicara tentang perjuangan pasti akan dituntut pengorbanan, pertanyaannya apa yang sudah kita korbankan? Kalau kata-kata orang dulu, laut ku seberangi, gunung  kan ku daki, jauh pun akan kujalani demi membuktikan cinta sejati, lantas pertanyaannya apa yang harus dikorbankan? Menurut saya yang  dikorbankan itu harus sesuatu  hal yang menjanjikan kita, sesuatu yang kita miliki itu yang kita berikan untuk kebaikan. Menjadi amil zakat itu pengorbanannya sangat luar biasa,” ujar Marwan.

Materi lain adalah fundraising ZIS, mengelola event berbasis ormas, kompas navigasi fundraising, workshop kompas navigasi PZU Sumut, dan mengembangkan event fundraising berbasis jenjang ormas di disampaikan Herdiansah dari IMZ. (*)

Reporter:

Pristi Hapsari Hasugian

Editor:

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here