MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Masyarakat Jalan Hindu, Kesawan dan sekitarnya mengeluhkan tekanan air dari PDAM Tirtanadi Medan yang terbilang rendah sejak satu bulan terakhir.  “Tekanan airnya sangat rendah, untuk mengisi air satu bak saja butuh waktu tujuh sampai delapan jam, bukan besar juga baknya, sudah sebulan lebih airnya kecil seperti ini,” ujar Zeki, warga Jalan Hindu Zeki. Kecilnya tekanan air membuat masyarakat sekitar kesulitan.

Tagihan air sebelum dan sesudah kejadian tidak ada perbedaan. “Tagihan air tidak ada bedanya, sama saja paling beda seribu dua ribu, parahnya lagi mereka tidak melakukan pengecakan meteran, jadi mereka menagih tagihan air tidak sesuai meteran,” ujar Zeki.

Menurut Zeki salah satu masyarakat sekitar yang geram menghubungi PDAM Tirtanadi, masalahnya langsung diperbaiki dan aliran air kembali lancar. “Henri menghubungi PDAM Tirtanadi, setelah itu langsung deres airnya, tapi hanya mereka, yang lainnya ngak ada perubahan tetap kecil, kenapalah seperti itu, apa di Medan sudah mulai kekurangan air?” ujarnya.

Tetangga Zeki, Cece membenarkan keluhan tekanan air yang rendah. “Di tempat saya juga kecil kali airnya ngalir, sama kayak orang itu udah ada sebulan ini, keran air di rumah saya ngak bisa nyala sekaligus dua, kalo dua-duanya keran dinyalakan yang satu ngalir yang satu lagi sama sekali ngak keluar airnya, kami ngak tau apa sebabnya.”

Dalam satu minggu kedepan jika tidak ada perubahan pada tekanan air Zeki dan Cece akan mencoba menghubungi pihak PDAM Tirtanadi untuk meminta solusinya. (*)

Reporter :

PH Hasugian

Editor:

Dewani N Dalimunthe

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here