9 Desember 2021

Urang Minang “Bulek” Memenangkan Salman Alfarisi

MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Masyarakat Minang Kota Medan nampaknya sudah seiya sekata dan bermufakat bulat mendukung putra Minangkabau asli H. Salman Alfarisi, Lc. MA  menjadi Wakil Walikota Medan Periode 2020-2025 dan akan memenangkannya pada Pilkada Kota Medan yang akan berlangsung tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Sesuai filosofi Orang Minang, “bulek kato jo mufakat” yang artinya bulat kata dengan mufakat.

Mufakat itu sudah terlihat ketika puluhan tokoh masyarakat Minangkabau yang berdomisili di Kota Medan bertemu dan bersilaturrahim dengan Salman Alfarisi, pada hari Ahad (20/09/2020) di Resto Desa-desa Jalan Setia Budi Medan yang juga milik tokoh urang Minang Nasrul Ubbay.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumut Syahruddin Ali, SH dan sekretaris BM3 Sumut M. Yunan Sirhan, tokoh akademisi Prof. Dr. H. Ediwarman, SH, MHum, tokoh ulama Dr. Ridwan Piliang dan Drs. Efnedi Arif Datuak Parpatih, tokoh jurnalis Jufri Ragani, tokoh muda Minang Azwar Manday, tokoh masyarakat luhak lainnya seperti Ir. Fahrial dan Yusaldi.  

Ketika didaulat berbicara mewakili yang hadir, Syahruddin Ali mengatakan warga perantau Minang yang tinggal di Medan wajib menyukseskan Pilkada Kota Medan dan melaksanakan hak pilihnya dengan memilih pasangan yang tepat. “Saya mengenal Salman Alfarisi ini sejak lama, tapi orangnya pendiam. Kita tahu orang pendiam itu banyak isinya. Pepatah mengatakan diam itu adalah emas. Dan Salman Alfarisi yang asli berasal dari Kampung Pisang Ngarai Sianok ini adalah emasnya masyarakat Minang,” kata Syahruddin Ali.

Menurut Syahruddin Ali, selama ini Salman Alfarisi memang sudah bergaul dengan masyarakat Minang di Kota Medan. “Dia tidak tiba-tiba saja muncul ketika akan Pilkada. Kebetulan kami sama-sama tinggal di Medan Johor, jadi setiap ada kegiatan Masyarakat Minang seperti pengajian, buka puasa bersama, halal bi halal, ikut berqurban pada Hari Raya Idul Adha dan kegiatan lainnya. Yang pasti beliau anggota BM3 Kecamatan Medan Johor dan ikut STM BM3 Medan Johor. Jadi tidak diragukan lagi ke-Minang-annya,” kata Syahruddin Ali lagi.

Tokoh akademisi yang juga Guru Besar FH USU Prof. Ediwarman yang didaulat berbicara setelah Syahruddin Ali mengatakan dirinya sangat yakin 100 persen masyarakat Minang di Medan akan memilih Salman Alfarisi. “Saya sudah survei masyarakat Minang dan mahasiswa saya, semuanya mengatakan akan memilih Salman Alfarisi. Jadi saya yakin, Salman Alfarisi akan memang kalau pilkadanya jujur, tidak curang. Saya akan mendukung Salman apa pun yang akan terjadi,” kata Ediwarman yang adalah juga Penasehat IKM Sumut.

Dalam kesempatan itu juga tokoh ulama Hefnedi Arif mengatakan orang Minang di mana pun dia merantau, dia tidak hanya ingin membangun kampung halamannya tapi juga rantau tempat dia tinggal. Ini sesuai dengan prinsip hidup orang Minang, di mana bumi di pijak di situ langit dijunjung. Salman Alfarisi telah menerapkan prinsip itu, sebagai Orang Minang asli, beliau telah banyak membangun rantaunya kota Medan ini. Beliau dua periode menjadi anggota DPRD Kota Medan dan sekarang masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut.

“Ini bukti, orang Minang itu tidak hanya berperan besar mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, tapi juga aktif membangunnya di mana pun dia berada. Salman itu jelas kampungnya di mana, siapa orangtuanya, kita tahu itu,” katanya.

Berbicara paling akhir, Salman Alfarisi menyatakan rasa terimakasihnya atas dukungan yang sangat besar dari tokoh-tokoh masyarakat Minang atas niatnya maju dalam Pilkada Kota Medan ini. Mengutip Al Quran, Salman mengatakan Allah SWT telah berfirman  bahwa kepemimpinan itu adalah anugerah yang juga merupakan kewajiban bagi yang diamanahkan. Tinggal lagi, bagaimana kepemimpinan itu dipertanggungjawabkan.

“Ada orang yang amanah dengan anugerah itu dan ada pula yang zholin dengan anugerah itu. Tinggal lagi masyarakat yang memilih pemimpin yang tepat. Saya yakin masyarakat Kota Medan sudah tinggi kesadaran politiknya dan saya sudah mewakafkan hidup saya untuk menjalankan kewajiban itu,” katanya.

Dalam kesempatan itu Salman kembali mengungkapkan jatidirinya. Dia  lahir di Medan tanggal 6 Juni 1973. Orangtuanya merantau dari sebuah kampung kecil di pinggiran Ngarai Sianok Bukittinggi ke Kota Medan lalu berjualan songkok di Pajak Sentral dan Pajak Ikan Lama.  Dia menjalani pendidikan menengah di SMA Madrasah Aliyah Darunnajah Jakarta 1991 lalu melanjutkan pendidikan tinggi ke Universitas Islam Madinah Al Munawaroh (S1) dan Universitas Kebangsaan Malaysia (S2).

Mengawali karir sebagai dosen Ma’had Abu Ubaidah 2004-2009 lalu menjadi anggota DPRD Medan 2009-2019 dan terakhir Wakil Ketua DPRD Sumut hasil Pileg tahun 2019.

Kegiatan silaturrahim ini digagas oleh berbagai elemen organisasi orang Minang diantaranya Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan Gerakan Minang bersatu (GMB) yang diinisiasi oleh Abdul Aziz, ST yang langsung menjadi Ketua Panitia. Kegiatan diakhiri dengan berdoa dipimpin oleh Ustad DR. H. Ridwan Piliang. (*)

Reporter:
An Jambak

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram