1 Desember 2021

Hidayahtullah, SE: “Daripada Hapus Pajak Barang Mewah Lebih Baik Pemerintah Hapus Pajak Motor Rakyat”

MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Anggota  Komisi  XI DPR RI Hidayatullah, SE mengatakan daripada menghapus  Pajak Penjualan Barang Mewah (Ppn BM) dan Bea Balik Nama Kenderaan Bermotor (BBNKB) mobil baru, pemerintah sebaiknya membebaskan pajak motor rakyat. “Seharusnya pemerintah berpihak kepada rakyat kecil,” kata politisi Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan Sumut 1 ini kepada reporter Rentaknews.com Abdul Aziz via telepon selulernya, Sabtu, (26/09/2020).

Menurut Hidayatullah, keberpihakan  kepada  rakyat  kecil  dari pemerintah  harus  lebih  utama dibandingkan kepada kalangan tertentu yang secara ekonomi berkecukupan. Insentif  pajak jangan hanya diberikan untuk golongan orang kaya, sementara orang miskin tetap dituntut terus membayar pajak. “Pemerintah  seharusnya  dapat  meringankan  beban  rakyat  miskin  dan golongan  menengah ke bawah  di masa  pandemi Covid-19 ini. Selama  ini merekalah  kelompok  yang patuh  membayar  pajak, mulai dari  PPn sampai  PPh 21. Berikanlah  insentif  pajak  kepada  mereka  dengan  menggratiskan  pajak  roda dua dan biaya  pembuatan  SIM,“ kata Hidayatullah lagi.

Lebih lanjut Hidayatullah mengatakan bahwa selama ini pemerintah  sudah banyak  membebaskan  pajak barang  mewah  mulai dari  rumah mewah, tas branded,  kapal  pesiar hingga  yacht. Alasan pemerintah selalu untuk  meningkatkan  transaksi,  tapi faktanya di lapangan  berakibat  hilangnya  potensi  penerimaan pajak secara nyata. “Mirisnya kita merasakan hilangnya  rasa keadilan publik,” kata Hidayatullah lagi.

Menurutnya, secara  teoritis dalam hal pemungutan pajak oleh negara ada asas equality (persamaan)  yang artinya pemungutan pajak sebanding dengan kemampuan membayar pajak  demi  memenuhi  rasa  keadilan. “Berulang kali Fraksi PKS  dalam  pandangan  resminya meminta  kepada  pemerintah  untuk  mengeluarkan  insentif  bagi  para  pengguna  roda  dua, tetapi  jawaban  pemerintah  selalu  mengambang,” katanya lagi.

Hidayatullah meminta pemerintah  jangan  terus  mengelak  untuk  memberikan  insentif  pajak  bagi  rakyat terdampak  resesi  ekonomi. “Kan tidak sulit bagi pemerintah membebaskan pajak motor dan SIM. Pemerintah seharusnya punya  empati dan peka  terhadap  nasib rakyat,” ujar Hidayatullah.(*)

Repoter:
Abdul Aziz

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram