1 Desember 2021

Menjaga Imunitas Tubuh Dengan Menjauhkan Stigma Negatif Covid-19

JAKARTA–RENTAKNEWS.COM: Menjaga sistem imun tubuh menjadi salah satu faktor penting agar terhindar dari paparan virus corona. Namun, di tengah pandemi ini, ada saja hal-hal yang membuat imunitas tubuh menurun, seperti banyaknya informasi hoaks tentang corona dan stigma negatif ke pasien positif.
Sekretaris Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 PB IDI, dr Eksasakti Octohariyanto, mengingatkan yang terpenting saat ini bagaimana menjaga kondisi mental agar tidak sampai stres.
“Kalau kita sakit, imunitas kita turun, kita stres, aktivitas kita berkurang akan memudahkan agent (virus) atau environment mempengaruhi kondisi kita,” kata Eka dalam diskusi di YouTube BNPB, Jumat (02/10/2020).
Eka mengungkapkan masih banyak stigma-stigma negatif ke pasien positif corona dan menganggap penyakit ini sebagai aib. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, apalagi pasien yang menjalani perawatan, mereka akan diminta untuk selalu berpikir positif dan tidak stres.
Di kesempatan yang sama, Psikolog dari konseling ‘Sahabatku’, M. Chalid, mengingatkan yang terpenting bagi masyarakat saat ini adalah membuka wawasan tentang virus corona ada di seluruh dunia. Dengan berpikir positif, maka kita pasti bisa menyesuaikan keadaan dan melatih diri untuk tetap sehat.
“Masalah di tengah pandemi ini, yang perlu dipahami Covid-19 ada di seluruh dunia, tak hanya di negara kita. Kita butuh membuka wawasan dan balik lagi ke keyakinan kita, semuanya pasti akan ada obatnya,” jelas Chalid.
Selain itu, khusus bagi keluarga pasien corona, Chalid meminta keluarga pasien untuk memberikan dukungan penuh agar pikirannya positif dan imunitasnya meningkat. Bisa dibantu dengan pesan-pesan dukungan, meditasi, dan lainnya agar komunikasi terus terjalin.
“Yang dibutuhkan oleh si penderita itu dukungan dari keluarga terutama, keluarga inti, harus fully support. Ditambah sebaiknya, ketika saat pasien kena Covid-19, mungkin dia bisa diberikan semacam penguatan, bisa sesuai agama masing-masing. Bisa menceritakan tentang kondisi pasien yang sudah sembuh. Banyak berikan hal-hal yang positif,” ucap Chalid.
Ia pun berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar lebih berempati dan paham bahwa virus corona bisa menyerang siapa saja. Selain itu, penting untuk melindungi diri dan keluarga masing-masing, serta ikut memberikan dukungan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan.
“Yang paling penting, berikan dukungan ke nakes, itu sangat penting bagi kita. Berikan support ke nakes dengan cara hidup sehat,” kata Chalid. (*)

Sumber:
Kumparan

Editor:
Pristi

Gambar: Pasien Covid-19 yang sedang senam

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram