9 Desember 2021

Unjukrasa Buruh di Medan Ricuh

MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Unjukrasa buruh menolak UU Omnibus Law di Medan, Kamis. (08/10/2020) berlangsung ricuh. Massa yang ingin berunjukrasa ke Gedung DPRD Sumut dihalangi aparat kepolisian dengan memasang blokade kawat berduri di jalan-jalan menuju gedung wakil rakyat tersebut.

Massa yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, elemen buruh dan masyarakat sipil sejak pagi sudah berkumpul di berbagai titik lalu menuju gedung DPRD Sumut. Namun polisi ternyata sudah memasangan pagar kawat berduri dan membuat pagar betis ratusan polisi bersenjata lengkap di beberapa jalan menuju gedung DPRDSU. Akibatnya massa menjadi kesal.

Beberapa orang kemudian mencoba melempar polisi dengan beberapa benda. Dikabarkan seorang Polwan terluka terkena lembaran benda-benda.

Wartawan rentaknews.com Dewani Dalimunthe dan Arif Pedana Putra yang meliput langsung aksi unjuk rasa ini melaporkan beberapa orang yang diduga mahasiswa nampak ditangkap aparat kepolisian.

Aparat berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata namun massa belum membubarkan diri, bahkan ratusan massa malah menyerang balik. Aparat tak tinggal diam lalu menyemprotkan gas air mata dari beberapa mobil water cannon. Massa terlihat mundur. Namun kemudian massa kemudian menyerang balik dengan melempari aparat dengan berbagai benda yang ditemuinya.

Hingga berita ini diturunkan, unjukrasa masih berlangsung. (*)

Reporter:

Dewani Dalimunte – Arif P Putra

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram