1 Desember 2021

Unjukrasa Tolak UU Omnibus Law di Medan, Dua Orang Dilarikan ke RS, belasan Orang Ditangkap Polisi

BREAKINGNEWS

MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Unjukrasa menolak UU Omnibus Law di depan Gedung DPRD Sumatera Utara. Kamis. (08/10/2020) sampi pukul 16.30 WIB  terus memanas. Dua orang diinformasikan dibawa ke rumah sakit memakai ambulan polisi dan belasan orang lainnya tampak ditangkap polisi dan dibawa dengan mobil polisi ke Mapolres Medan.

Wartawan Rentaknews.com Dewani Dalimunthe dan Arif Prdana Putra dari lokasi unjukrasa melaporkan, polisi mulai menembakkan gas air mata yang sangat pekat sehingga banyak korban di kalangan pengunjukrasa menjadi korban.

Polisi juga mengamankan dua orang menggenakan seragam kerja Maxx Coffe yang merekam polisi mengamankan belasan massa mahasiswa di sekitaran Hotel Aryaduta Medan. Dua orang itu telah diamankan polisi dan dibawa entah kemana. Mereka ditangkap tengah merekan aksi polisi memaksa membuka baju mahasiswa dan menyuruhnya jalan jongkok.

Massa yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, elemen buruh dan masyarakat sipil sejak pagi sudah berkumpul di berbagai titik lalu menuju gedung DPRD Sumut. Namun polisi ternyata sudah memasang pagar kawat berduri dan membuat pagar betis ratusan polisi bersenjata lengkap di beberapa jalan menuju gedung DPRDSU.

Akibatnya massa menjadi kesal. Beberapa orang kemudian mencoba melempar polisi dengan beberapa benda. Dikabarkan seorang Polwan terluka terkena lembaran benda-benda keras.

Hingga berita ini diturunkan aksi massa terus memanas, mereka masih menyampaikan orasi dan yel-yel menolak UU Omnibus Lawa yang mereka yakini sangat merugikan kaum buruh. (*)

Reporter:

Dewani Dalimunthe – Arif Pradana Putra

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram