1 Desember 2021

Anggota DPD RI H. Muhammad Nuh Kunjungi Konstituennya di Tanjung Tiram

MEDAN-RENTAKNEWS.COM: Anggota DPD RI H. Muhammad Nuh, MSP mengunjungi konstitennya di Kecamatan  Tanjung  Tiram, Kabupaten  Batubara,  Ahad (11/10/2020). Kondisi pandemi Covid-19 yang terus menghantui tidak  menyurutkan  langkah  Muhammad  Nuh menjumpai  konstituenya  di pelosok  negeri. Dalam masa reses kali ini beliau  menyapa  warga di Masjid Al Furqoon, Tanjung  Tiram untuk  menyerap  aspirasi  masyarakat dengan tetap  memperhatikan protokol  kesehatan.

Dalam  dialognya dengan masyarakat, M Nuh mengucapkan  terima kasih  kepada warga yang  telah  mempercayakan  suaranya  kepadanya dalam  Pemilu  yang lalu. “Masyarakat telah diamanahi saya sebagai  wakil rakyat sebagai anggota  DPD RI  periode  2019 – 2024. Alhamdulillah  dalam  masa tugas  yang sudah satu tahun telah  32 kabupaten/kota yang  saya kunjungi  untuk menyerap  aspirasi  masyarakat. Tinggal  Kabupaten  Nias Barat  yang belum  terkunjungi,  Insha Allah dalam waktu dekat ini akan saya kunjungi,” ujar Nuh.

Dalam kesempatan itu M Nuh juga menyampaikan bahwa  kondisi  negara saat  ini  kurang  kondusif, di mana  dalam  situasi perekonomian kita yang  terpuruk, pemerintah dengan teganya memaksakan  kehendaknya  mensahkan  Undang-undang Cipta Kerja yang lebih  dikenal dengan UU Omnibus  Law.  UU ini disahkan DPR RI  pada tanggal  5 Oktober  2020 lalu.

“Banyak pasal-pasal dalam UU ini yang dinilai merugikan  anak  bangsa dan hanya menguntungkan investor dan pihak asing,” kata Nuh.

Padahal, kata Nuh, amanat kemerdekaan  telah  mendudukkan bangsa  ini sebagai  suatu  negara  hukum  sebagaimana  termaktub  dalam  pasal 1 ayat  3 Undang-undang  Dasar  tahun  1945. “Jadi pada dasarnya, pengesahan  UU  Cipta  Kerja ini adalah bentuk  nyata  perampasan  terhadap  hukum  dan  hak asasi manusia,”  ujar  Nuh yang didampingi Abdul  Aziz. Dalam  kesempatan  ini juga  Muhammad  Nuh  sebagai  Ketua  Pusat  Zakat  Umat (PZU)  Sumatera Utara  membagi  bingkisan  kepada  warga.

Ketua  BKM Masjid  Al Furqon, Muhammad  Mansyur mewakili  masyarakat  Tanjung  Tiram  menyampaikan  terima  kasih  kepada  M.  Nuh  yang  telah  berkunjung  ke Tanjung  Tiram  ini. “Warga  di sini sangat bahagia  dikunjungi  wakil  rakyat, tolong sampaikan  kepada  elit  di pusat  agar jangan membuat kebijakan yang membuat sengsra rakyat,” katanya.

Di akhir  tausyiahnya  Nuh membacakan  Surat  Al Ankabut  ayat 41 yang intinya perumpamaan  orang-orang  yang  mengambil  pelindung  selain  Allah adalah  seperti  laba-laba  yang membuat sarang. Dan sesungguhnya  rumah  yang paling  lemah  ialah  rumah  laba-laba  dan sekiranya  mereka  mengetahui. “Dalam  ayat  ini laba-laba membuat  rumahnya  dengan  air liur, dianalogikan  bahwa  UU Omnibus  Law yang penuh  kontraversi sesuai  dengan  selera pemerintah  dan kepentingan  asing,  tidak  memikirkan  dampaknya  terhadap  rakyat,”  ujar Nuh mengakhiri. (*)

Reporter:

Abdul Aziz

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram