MEDAN-RENTAKNEWS. COM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI H. Muhammad Nuh, MSP melakukan reses di Pesantren Yayasan  As-Syahadah  Desa  Maholida, Kecamatan Sitellu Tali  Urang  Jehe, Kabupaten Pak-pak Bharat, Rabu (14/10/2020).

IKLAN

Kegiatan ini dihadiri  Camat  Sitellu  Tali  Urang  Jehe Darliati  Ujung,  SH mewakili   Pemerintah kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam sambutannya Darliati  menyampaikan  terima kasih  atas kunjungan ini karena H. Muhammad Nuh, MSP adalah  representasi  dari legislator/senator pusat  yang  sudi  berkunjung  ke kabupaten pemekaran  dari  Kabupaten  Dairi ini.

Dalam kesempatan itu Darliati mengemukakan   berbagai  terobosan yang telah dilakukan  Pemkab Pak-pak Bahrat dalam menyalurkan bantuan pemerintah kepada warga yang kurang  mampu. Salah satu bentuk bantuan itu adalah bea siswa pendidikan yang diberikan kepada  siswa/siswi  berprestasi di semua  jenjang pendidikan termasuk  yang kuliah  di Perguruan Tinggi Negeri  “Belakangan program itu diambil  alih  oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” kata Darliati lagi.

Kabupaten  Pakpak  Bharat  memiliki  luas  wilayah  1.218,30 km2 atau 1,67% dari total  luas Provinsi Sumatera Utara yang  terdiri  dari 8 kecamatan, 52 desa dengan jumlah  penduduk  sekitar  52.000 jiwa.

Muhammad Nuh mengapresiasi terobosan  yang dilakukan  Pemkab  Pakpak  Bharat  untuk  mengejar  ketertinggalan  dari daerah  lain,  Semangat  Pemkab ini harus didukung  warganya agar Pak-pak Bharat ini baik dan lebih maju ke depannya.

Sebagai  wakil  rakyat, Muhammad Nuh mengimbau agar masyarakat Pak-pak Bharat pada tanggal  9 Desember 2020 nantin dapat melaksanakan hak politiknya dengan memilih pemimpin yang amanah dan mampu memajukan daerahnya.

Pada kesempatan itu sebagai Ketua Pusat Zakat Umat Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Nuh juga melantik Pengurus Pusat Zakat Umat Kabupaten Pak-pak Bharat yang diketuai Wahyudin, SPd.I dan dibantu Aip Hidayat.

Dalam sambutannya Muhammad Nuh berpesan dengan mengutip  Qur’an  Al Baqarah 261 yang intinya mengibaratkan orang-orang  yang  menginfaqkan  hartanya  di jalan  Allah  adalah  serupa  dengan sebutir  benih  yang menumbuhkan  tujuh  bulir, pada tiap-tiap  bulir menghasilkan seratus  biji. Allah akan melipatgandakan  (ganjarannya) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah  maha luas (karunianya)  bagi yang mengetahui. Acara  diakhiri  dengan  memberi  tali asih  kepada  warga.(*)

Reporter:

Abdul Aziz

Editor:

Dewani N Dalimunthe

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here