1 Desember 2021

Fadli Zon Lantik Gus Irawan Pasaribu Sebagai Ketua DPD HKTI Sumut Periode 2020-2025

MEDAN—RENTAKNEWS.COM:  Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dr. Dr. Fadli Zon, SS, MSc., melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) HKTI Provinsi Sumatera Utara periode 2020-2025, yang diketuai H. Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM  pada Senin (26/10/2020) di Hotel Polonia Medan. Ini merupakan periode kedua Gus Irawan memimpin ormas para petani itu.

Dalam sambutannya Fadli Zon yang anggota DPR RI itu mengatakan dalam situasi pandemi Covid-19 ini, ketersediaan pangan nasional sangat terancam dan Indonesia tak akan mungkin meminta bantuan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam karena mereka juga pasti menghadapi situasi yang sama. Satu-satunya cara adalah meningkatkan produksi pangan nasional.

“Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi program Pemuda Tani Indonesia Sumut yang dengan program On Farm Petani Mandiri dapat memotivasi petani di Langkat meningkatkan produksi padi dari dua ton per hektar menjadi 3.5 sampai 4 ton per hektar. Menurut saya program ini juga harus diadopsi oleh HKTI Sumut sudah lebih terasa manfaatnya oleh petani,” kata Fadli Zon lagi.

Pengurus Harian DPD HKTI Sumut yang dilantik terdiri dari antara Lain H. Gus Irawan Pasaribu, Se, Ak, MM (Ketua), Muhammad Fadly Abdina, SP, MSi (Wakil Ketua Divisi Kebijakan Umum Pertanian), Rafriandi Nasutin, SE, MT (Wakil Ketua Divisi Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi), Hj. Tati Habib (Wakil Ketua Divisi Penyuluh Pertanian), Ir. Tosim Gurning (Wakil Ketua Divisi Infrasturktur Pertanian), Ir. Heri Batangari Nasution, MPsi (Wakil Ketua Divisi Konservasi Lahan dan Lingkungan Hidup), dan Muhammad Syah, SAg (Sekretaris). Di jajaran Dewan Penasehat tedapat Prof. Ir. H. Djohar Aifin Husein,  PhD. (Ketua), Prof. Dr. Ir. H. Darma Bakti, MS (Wakil Ketua).

Sementara itu Gus Irawan Pasaribu dalam sabutannya mengakui bahwa selama ini memang akses petani kita terhadap sumber modal sangat terbatas. “Untuk itu kita akan copi paste program on farm PTI Sumut agar ruang lingkupnya jauh lebih luas. Dan kita akan minta PTI Sumut menjadi pendamping,” kata mantan Dirut Bank Sumut ini.

Pada kesempatan itu Ketua Dewan Penasehat Prof. Ir. Djohar Arifin Hussein, PhD meminta kepada pemerintah daerah dari tingkat desa untuk membuat aturan adanya sawah abadi desa yang setengah dari hasil sawah abadi itu diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat desa itu dan setengahnya lagi di jual kepada pemerintah. “Harus dibuat peraturannya bahwa sawah tersebut tidak boleh dikonversi untuk keperluan lain,” kata Djohar lagi.

Menurut Djohar, selama ini petani kita sangat ingin dibantu untuk merubah nasibnya. “Harus berubah dan  kalau tidak berubah berarti kita gagal jadi pengurus HKTI,” katanya lagi.

Usai pelantikan dilanjutkan dengan penandatangan MoU dengan berbagai lembaga mitra HKTI seperti BNNP. Bulog. BNI, Jasindo, STIM Sukma dan STIPAP Medan. (*)

Reporter:

An Jambak

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram