2 Desember 2021

Warga Laporkan Bangunan Universitas Efarina ke Polresta Pematangsiantar

SIANTAR—RENTAKNEWS.COM: Sejumlah warga Kota Pematangsiantar melaporkan bangunan Universitas Efarina Pematangsiantar yang terletak di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih No 1 Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara ke Polresta Pematangsiantar. Bangunan tersebut diduga melanggar RTRW Kota Pematangsiantar.

Bangunan yang didirikan PT Hapoltakan Jaya Abadi ini telah membuat resah dan menuai gelombang protes dari kalangan masyarakat umum sehingga akhirnya sejumlah warga langsung melaporkan ke Polresta Pematangsiantar, Senin (02/11/2020) seitar pukul 16.00 wib.

Para pelapor adalah Syawal Efendi Tarigan SPdI, Adv. Millon Bangun SH, Ahmad Mifta, Riski Sitio SH, Ranto Obet Siregar SH, Alfianto SH  dan Fauzan Heryansyah.

Dalam laporannya mereka menyebutkan bahwa bangunan Universitas Efarina yang terletak di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih adalah merupakan kawasan lahan perkebunan masyarakat sesuai peta Rencana Tata Ruang wilayah Kota Pematangsiantar.ra.

Seorang pelapor bernama Riski Sitio, SH menyatakan, sesuai dengan UU No. 1 Tahun 2013, Universitas Efarina Pematangsiantar telah melanggar aturan RTRW Kota Pematangsianta sehingga PT Hapoltakan Jaya Abadi, perusahaan yang membangunnya dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan UU No. 1 Tahun 2013 itu.

Menurutnya, bangunan Universitas Efarina Pematangsiantar telah melanggar Perda dan yang membangunnya dapat dikenakan sanksi sesuai dan  UU Perencanaan Tata Ruang Kota Pematangsiantar.

Selanjutnya dikatakannya, pelanggaran yang terjadi juga bisa menyeret Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu selaku pemberi Izin Bangunan Universitas Efarina Pematangsiantar.

Sementara itu pelapor lain bernama Millon Bangun, SH berharap Polresta Pematangsiantar segera melakukan pemeriksaan terhadap tindak pidana pelanggaran hukum pada proyek pembangunan Universitas Efarina Pematangsiantar ini.

Pelapor lain Faujan Heryansyah meminta kepada Kapolresta Pematangsiantar segera melakukan pemeriksaan terhadap pihak pemberi izin dan pihak yang membangun Universitas Efarina Pematangsiantar yang diduga bermasalah tersebut. “Jika pihak Polresta Pematangsiantar memperlambat laporan kami, saya sebagai mahasiswa siap mengawal proses hukumnya, kami akan buat aksi unjuk rasa mengerahkan massa,” katanya. (*)

Reporter:

Syamhadi P

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram