2 Desember 2021

Aksi Umat Islam Sumut, Massa Bakar Boneka Macron dan Serukan Boikot Produk Prancis

MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Massa dari berbagai ormas Islam melakukan aksi untuk mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron di Depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Jumat (06/11/2020). Aksi ini dimulai dengan massa yang berkumpul di depan Masjid Raya Al Mashun Kota Medan.

Ketua Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah (AMPERA) Sumut Ustaz Indra Suheri mengungkapkan bahwa aksi ratusan umat Islam di Medan ini merupakan bentuk luapan rasa marah akibat Nabi Muhammad SAW dihina.

“Umat Islam sangat merasa terusik dan terganggu dengan pernyataan rasis seorang pemimpin dunia yang tidak percaya diri dengan keyakinan agamanya, sampai harus mengejek keyakinan yang tidak sepaham dengan dia. Karena aqidah kita dikoyak-koyak seorang seperti Emmanuel Macron ini, maka kami akan menunjukkan luapan rasa marah karena sosok yang kita cintai dihina,” kata Indra.

Massa aksi memblokir separuh jalan di depan Plaza Medan Fair dengan membentangkan spanduk sepanjang 12 meter untuk mengecam serta memboikot produk-produk asal Prancis tersebut.

“Tuntutan utama kita adalah pemboikotan, karena kita tahu produk Prancis menyebar ke masyarakat dunia, maka Indonesia sebagai salah satu konsumen terbesar, kalau ini betul diboikot, Prancis akan menderita roda ekonominya,” jelas Indra.

Pantauan Rentaknews.com, selain membentangkan spanduk pengecaman terhadap Macron, massa juga tampak membagikan selebaran berisikan penolakan menggunakan produk Prancis, seperti produk yang berasal dari Danone berupa Aqua, Yakult, Mizone, Vit, Bebelac, SGM, maupun L’oreal, Garnier, Louis Vuitton, ibis dan lainnya.

Tidak hanya itu, tampak massa aksi juga turut membawa boneka yang dirangkai dengan menggunakan poster berwajah Emmanuel Macron.

Aksi berjalan damai tanpa adanya kerusuhan maupun penjarahan. Hadir secara bergantian perwakilan dari ormas islam menyampaikan aspirasinya. Tidak hanya penyampaian aspirasi, puncak aksi damai ini ditutup juga dengan pembakaran poster-poster dan boneka yang bergambar Emmanuel Macron.

Saat melakukan pembakaran, para massa aksi juga turut mengumandangkan takbir. Massa juga tampak geram menginjak dan membakar seluruh perlengkapan yang berkaitan dengan Presiden Prancis ini.

Berlangsung selama satu jam, massa kemudian membubarkan diri sembari terlihat mengutip sisa-sisa sampah, untuk kemudian menunaikan shalat Ashar berjamaah di Masjid Al-Yasamin, Jalan Iskandar Muda Baru, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. (*)

Reporter:
Dewani N Dalimunthe
Editor:
Arif P Putera

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram