MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan menjadwalkan debat kandidat pertama pada Sabtu (07/11/2020). Debat ini dilaksanakan di Hotel Grand Mercure dan disiarkan secara langsung di stasiun televisi swasta.

IKLAN

Selain itu, debat juga dapat disaksikan melalui akun media sosial KPU Kota Medan. Debat akan berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dan dibagi dalam enam segmen.

Komisioner Divisi Hukum KPU Kota Medan Zefrizal menjelaskan, debat kandidat pertama akan bertema meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.

“Dari tema tersebut akan ada sub tema yaitu penanggulangan penanganan Covid-19 dan penanggulangan peredaran narkotika,” ujar Zefrizal, Jumat (06/11/2020).

Sejauh ini, Zefrizal mengatakan persiapan KPU Kota Medan sudah di angka 90 persen. KPU Kota Medan pun melakukan geladi resik di Hotel Grand Mercure.

“Segala sesuatunya terkait kebutuhan debat sudah diselesaikan oleh KPU Kota Medan bekerjasama dengan EO, kemudian hotel dan tv. Sampai hari ini kita masih melakukan geladi resik dan melihat potensi yang mungkin mengganggu demi kelancaran kegiatan,” kata Zefrizal.

Zefrizal pun menjelaskan juknis dalam debat mendatang. Berdasarkan juknis 465 dan P-KPU Nomor 4 tahun 2017 berubah dengan PKPU Nomor 11 tahun 2020 tentang kampanye maka mekanisme debat yang pertama adalah pendahuluan atau pembukaan oleh moderator.

“Kemudian, masing-masing paslon diberi kesempatan untuk menyampaikan visi-misinya terkait dengan tema,” jelasnya.

Kemudian ada pendalaman materi oleh moderator yaitu dengan membacakan pertanyaan yang telah dibuat oleh panelis.

“Setelah dibacakan, nanti masing-masing calon akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Kemudian di segmen berikutnya, masing-masing paslon satu dan dua boleh saling bertanya dan saling menyanggah,” jelas Zefrizal.

KPU Kota Medan melaksanakan debat kandidat dengan protokol kesehatan yang ketat. Masing-masing paslon hanya boleh membawa tim pemenangan maksimal empat orang.

“Pembatasan jumlah peserta yang hadir dan itu sudah diatur oleh juknis. Yang boleh hadir dari sisi calon adalah masing-masing paslon. Kemudian masing-masing tim kampanye calon maksimal empat orang. Kemudian KPU dan Bawaslu. Itu saja,” kata Zefrizal.

Zefrizal berharap debat kandidat akan berjalan dengan tertib dan lancar.
Ia juga berharap seluruh warga Kota Medan di mana pun berada untuk menyempatkan diri agar menonton langsung melalui televisi atau media sosial.

“Kami berharap seluruh warga Kota Medan sebagai pemegang kedaulatan pada proses demokrasi kita ini untuk menyaksikan debat ini. Karena debat ini penting. Filosofi kenapa debat ini dilaksanakan itu dua hal, pertama agar kita bisa menyebarluaskan profil masing-masing paslon yang menjadi kontestan dalam pilkada ini,” ujar Zefrizal.

Kemudian, debat kandidat juga diharapkan akan menjadi momentum bagi paslon untuk menyampaikan visi-misinya dan meyakinkan pemilih.

“Harapan kita besok masyarakat Kota Medan di mana pun berada, karena ini ditayangkan live secara nasional, itu dapat menyediakan waktunya selama kurang lebih dua jam untuk menyaksikan debat itu,” ujarnya. (*)

Sumber:
tribunnews.com
Editor:
Dewani N Dalimunthe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here