1 Desember 2021

Sidang Praperadilan Khairi Amri, Saksi: “Bapak Itu Hanya Berdiri Tegak”

MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Sidang praperadilan penangkapan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan Khairi Amri berlanjut di Pengadilan Negeri Medan, Jum’at (06/11/2020). Pada sidang ini Kuasa Hukum Pemohon dari Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) menghadirkan dua orang saksi fakta. Salah satu saksi fakta yang juga merupakan salah satu demonstran, Rahayu menyampaikan kesaksiannya pada saat penangkapan Amri.

“Pada saat Pak Amri ditangkap, saya berada satu meter di dekatnya. Ada tiga polisi yang menangkap bapak itu. Ada yang memegang lehernya dan ada yg memegang tangannya. Mereka tidak berseragam, tapi menggunakan HT, memiliki pistol dan memakai bet nama yang dibalik,” sebutnya.

Rahayu juga membantah adanya tindakan provokasi massa yang dilakukan oleh Amri seperti yang telah disangkakan termohon. “Tidak ada. Bapak itu hanya berdiri tegak. Aksinya juga berjalan aman dan kondusif,” lanjutnya.

Sementara saksi kedua Siti Aisyah Simbolon yang merupakan ibu rumah tangga, yang pada saat penangkapan sedang berjalan bersama Amri mengatakan dia dan rombongan dihadang dan kemudian Amri dibawa ke arah Lippo Plaza.

” Ketemu Bang Amri di depan masjid PN Medan, kemudian sholat Ashar, kemudian setelah sholat berjalan barengan dengan rombongan Bang Amri menuju lokasi demo. Di depan Mandiri kita dihadang tidak boleh kesana karena mereka bilang itu khusus untuk mahasiswa saja. Kami disuruh balik arah dan Bang Amri dibawa oleh 3 orang kearah Lippo Plaza,” terangnya.

Siti juga mengatakan bahwa demo berjalan tanpa adanya kerusuhan.
“Tidak ada lempar-lemparan batu. Yang saya dengar hanya mahasiswa yang sedang orasi. Saya membawa anak saya yang berumur 10 tahun, kalau memang rusuh tidak mungkin saya berani ke sana dengan anak saya,” jelasnya.

Kepada rentaknews.com, Muhammad Irsad Lubis yang merupakan Ketua KAUM mengatakan bahwa pihaknya optimis memenangkan permohonan dan akan mendatangkan saksi ahli pada sidang praperadilan mendatang.

“Kami optimis akan memenangkan permohonan ini, kami akan menghadirkan keterangan ahli pada hari senin yang akan membuka fakta-fakta tentang hal ini.” sebutnya.

Sidang praperadilan selanjutnya akan dilakukan pada Senin (09/10/2020) dengan agenda penyampaian keterangan ahli dari pemohon, kemudian keterangan saksi dan ahli dari termohon. (*)

Reporter:
Arif P Putera

Editor:

Pristi Hapsari Hasugian

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram