5 Desember 2021

DPW Persistri Sumut Adakan Pelatihan Eco Enzym dari Sampah Organik

MEDAN—RENTAKNEWS: Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Istri (Persistri) Persis Sumatera Utara mengadakan pelatihan pembuatan Eco Enzym dari bahan sampah organik. Pelatihan ini diikuti anggota Persistri dan masyarakat Hamparan Perak bertempat di Pesantren Persis 343 Ash-Shidiqqin  Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, Jum’at, (13/11/2020).

Staf Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Jamailah Purba yang menjadi instruktur dalam pelatihan ini mengatakan, sampah organik yang sering dibuang oleh ibu-ibu rumah tangga sebenarnya bisa diolah menjadi eco enzym yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan, diantaranya untuk campuran sabun mandi, hand sanitizer, pembersih rumah tangga, pembersih udara serta sebagai pupuk di tanah gersang. Jamailah Patimura lalu mempraktekkan cara pengolahan sampah organik menjadi eco enzym sehingga bermanfaat untuk lingkungan.

Pesrta Pelatihan Eco Enzym Persistri Sumut.

Selama ini, kita selalu membuang sampah terutama sampah organik dari rumah tangga ke tempat pembuangan sampah sehingga sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) selalu menggunung. Padahal sampah organik dari rumah tangga itu bisa diolah menjadi eco enzym. Dengan membuat eco enzym kita berarti mengurangi sampah di TPA dan mengurangi gas metana yang menyebakan global warming.

Ketua Umum DPW Persis Sumatera Utara H.Muhammad Nuh, MSP dalam sambutannya ketika membuka pelatihan ini mengatakan manfaat paling penting dari eco enzym ini adalah upaya melestarikan bumi yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita.

Saat ini bumi sedang dilanda global warming atau pemanasan global yang bisa menimbulkan bencana bagi bumi. Pemanasan global terjadi ketika panas matahari tidak bisa dipantulkan kembali ke angkasa karena terperangkap oleh lapisan gas rumah kaca. Pemanasan global akan memicu perubahan iklim sehingga dapat menimbulkan berbagai bencana alam di bumi.

Global warming disebabkan efek Gas Rumah Kaca (GRK) yang terbentuk dari banyak gas, salah satunya gas metana yang dihasilkan dari pembusukan sampah organik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Mendampingi Muhammad Nuh terlihat Sekretaris DPW Persis Sumut Abdul Aziz, ST, Bendahara DPW Persis Sumut  Ir. Tauhid dan pengurus lainnya diantaranya Drs. Zulkifli,  Mawardi Tanjung, Joko Imawan SPd.I, Surya Dharma, Elia Muhammad, Otto Suyadi dan Kepala Desa Hamparan Perak Kholil Munawar. (*)

Reporter:

Abdul Aziz, ST

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram