MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Puluhan rumah di Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan terendam air, Sabtu (14/11/2020).  Banjir setinggi lutut orang dewasa ini disebabkan meluapnya Sungai Deli akibat tingginya curah hujan di kawasan pegunungan.

IKLAN

Wahyu warga yang rumahnya terendam air mengatakan luapan air Sungai Deli mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 05.00 WIB. Air Sungai Deli diduga meluap karena tingginya kiriman air dari kawasan pegunungan.

“Biasanya disini setiap akhir bulan pasti selalu meluap air sungainya. Biasanya ini, apalagi kalau udah mulai masuk bulan September, ” ujar Wahyu.

Wahyu menjelaskan masalah banjir di Kampung Aur merupakan persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan. Dia menyebutkan kawasan Kampung Aur selama periode September hingga Januari akan menjadi kawasan langganan banjir.

“Sudah puluhan tahun ini, sudah 30 tahun lebih banjir gini aja terus. Nanti di awal Januari, itu banjir besar. Setelah itu sudah kembali normal lagi seperti biasanya,” jelas Wahyu.

Wahyu menyebutkan sedikitnya 50 rumah warga di Kampung Aur saat ini terendam air. Saat ini dia bersama dengan keluarga sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena ketinggian air diperkirakan akan terus naik. Warga diminta mengungsi selama beberapa hari untuk mencegah terjebak banjir yang diperkirakan mencapai dua meter.

“Kami akan pergi mengungsi ke tenda pengungsian di Kantor Kepling 3 dan Kepling 4 selama beberapa hari. Kadang ada juga mamak-mamak yang bandel gak mau mengungsi. Terpaksa lah kami evakuasi menggunakan karet ban,” ucap Wahyu.

Ia berharap kepada pemerintah agar lebih memperhatikan wilayah kawasan khususnya di daerah pinggiran Sungai Deli.

“Ya kami masyarakat memintalah kepada pemerintah, lebih diperhatikan lah masyarakat disini yang setiap akhir tahun pasti banjir,” ucap Wahyu. (*)

Sumber:
inews.id
Editor:
Dewani N Dalimunthe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here