9 Desember 2021

Dua Calon Rektor USU Mundur

MEDAN–RENTAKNEWS.COM: Dua dari enam calon Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) mengundurkan diri dari pemilihan Rektor USU periode 2021-2026. Keduanya adalah Prof. Dr. dr. Muhammad Fidel Ganis Siregar, M.Ked dan Dr. M. Sontang Sihotang.

“Prof Fidel Ganis mengundurkan diri 23 November 2020, dan pada 24 November 2020 Dr M.Sontang menyusul mengundurkan diri,” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor USU, Prof. Guslihan Dasa Tjipta, saat memberikan sambutan dalam Audisi Calon Rektor USU 2021-2026 di Auditorium USU, Selasa (24/11/2020).

Namun, panitia tidak menyampaikan alasan pengunduran diri kedua calon rektor tersebut. Guslihan mengatakan, dengan mundurnya dua calon tersebut, maka ada empat kandidat calon rektor berhak mengikuti audisi. Mereka adalah Prof. Dr.dr. Farhat, M. Ked, Dr. Muryanto Amin, M.Si, Prof. Dr. M. Arif Nasution, MA dan Dr. Restu Utama Pencawan, M.Pd.

Prof. Guslihan mengatakan, dalam audisi ini para calon rektor diberi kesempatan memaparkan program kerjanya sesuai visi dan misi USU. ”Melalui audisi ini para sivitas USU, senat dan Majelis Wali Amanat (MWA) bisa menilai program terbaik para calon rektor,” kata Guslihan.

Selanjutnya, tiga dari empat calon rektor yang saat ini mengikuti audisi akan diserahkan ke MWA. Pelaksanaan audisi ini digelar secara tatap muka dan virtual melalui Live Streaming.

Hadir Rektor USU, Prof. Runtung Sitepu, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, para pejabat tinggi dari Kemendikbud, pimpinan MWA dan para senat USU serta sivitas USU.

Pada kesempatan tersebut, Rektor USU, Prof. Runtung Sitepu, mengajak para hadirin menilai program kerja para calon rektor. ”Melalui audisi ini, teman-teman pemilik hak suara bisa melihat program terbaik dari para calon rektor dalam memajukan USU,” kata Runtung.

Menurut Runtung audisi ini menjadi sarana bagi keempat calon rektor menyampaikan program kerja terbaiknya dalam mengembangkan USU lima tahun ke depan. Karena itu, para pemilik hak suara diharapkan dapat memberikan hak pilihnya secara sportif dan objektif tanpa ada tekanan apapun.
”Regenerasi kepemimpinan merupakan sebuah keharusan dalam mengembangkan USU, Saya berharap semua pihak tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak citra USU dalam pemilihan rektor ini,” tegas Runtung.

Lebih lanjut Runtung mengajak untuk merenungkan kembali dalam membangun USU butuh waktu yang tidak sebentar, sebaliknya kalau menjatuhkan USU tidak butuh waktu lama. Untuk itu, Rektor mengajak keluarga besar USU menggunakan hak suaranya dengan sebaik-baiknya.

”Pemilihan rektor ini tidak boleh meninggalkan luka di antara kita, jika berjalan dengan baik, maka Januari 2021 sudah ada rektor baru USU,” kata Runtung.

Sementara itu, Ketua MWA, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir mengatakan audisi ini merupakan salah satu tahapan pemilihan rektor USU. Dia berharap para calon rektor bisa menawarkan terobosan-terobosan brilian dalam mengembangkan USU kedepan. Nurmala berharap program kerja para calon rektor berpijak kepada restra USU dan Kemendikbud.

”Setelah audisi ini, maka dilanjutkan dengan penjaringan dan pemilihan rektor oleh MWA. Semoga rektor USU terpilih nanti bisa membawa USU menjadi perguruan tinggi yang memiliki keunggulan akademik dan mampu bersaing di tataran nasional dan internasional,” kata Nurmala.

Reporter :
Dewani N Dalimunthe
Editor :
Arif P Putera

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram