SIMALUNGUN—RENTAKNEWS.COM: Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (GEMAPSI) menemui Plt. Kajati Sumatera Utara, Aditia Warman, Rabu, (25/11/2020) guna mempertanyakan perkembangan laporan mereka tentang dugaan korupsi di PDAM Tirtalihou Kabupaten Simalungun yang sudah dilaporkan beberapa waktu lalu.

IKLAN

Pertemuan itu dihadiri Sekretaris Jendral GEMAPSI Jahenson Saragih dan sejumlah pengurus lain. GEMAPSI juga menyampaikan laporan baru atas dugaan korupsi pada program pemasangan instalasi air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang bersumber dari bantuan Kementerian PUPR tahun anggaran 2019.

Usai pertemuan itu Jahenson Saragih menjelaskan bahwa GEMAPSI secara resmi telah melaporkan kaus dugaan korupsi itu dengan menyerakan seluruh bukti-bukti yang mereka miliki. “Sudah kita sampaikan langsung ke Pak Kajatisu dan untuk prosesnya kami percayakan sepenuhnya kepada beliau,” kata Jahenson.

Menurut Jahenson, berdasarkan investigasi yang mereka lakukan dan hasil wawancara dengan beberapa kepala unit PDAM di kecamatan-kecamatan di Kabupaten Simalungun bahwa program MBR 2019 yang sudah selesai dikerjakan namun hingga kini tidak dibayarkan oleh Dirut PDAM Tirtalihou Betty Sinaga.

Kerugian negara yang ditimbulkan kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp. 922 juta dari dugaan markup pembelanjaan bahan material yang diduga dilakukan oleh Dirut PDAM Tirtalihou Kabupaten Simalungun.

“Tadi disampaikan Pak Kajati akan segera mempelajari dan segera memproses laporan tersebut apabila dugaan yang kami sampaikan terbukti,” kata Jahenson lagi, (*)

Reporter:

Syamhadi Purba

Editor:

Pristi Hasugian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here