7 Desember 2021

Anggota DPD RI Muhammad Nuh Minta Masyarakat Sumut Tolak Politik Uang

MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Anggota DPD RI H. Muhammad Nuh, MSP meminta masyarakat Sumatera Utara uenggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak pada Rabu tanggal 9 Desember 2020 nanti dan menolak politik uang yang mungkin saja terjadi. Kepada penyelenggara Pilkada, Muhammad Nuh meminta agar bekerja secara profesional sesuai dengan Undang-Undang.

Hal itu disampaikan Muhammad Nuh bersama tokoh-tokoh dari berbagai elemen masyarakat seperti Persatuan Islam (PERSIS), Persatuan Umat Islam (PUI), Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP), Pusat Advokasi Hukum dan HAM (PAHAM), Persaudaraan Muslimah (SALIMAH), Forum Komunikasi Alumni Pondok Pesantren Indonesia (FORKAPI) dan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) di Sekretariat DPD RI Perwakilan Sumatera Utara Jalan Gajah Mada, Medan, Senin (07/12/2020).

”Kepada masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada hari Rabu depan, saya imbau marilah kita semua datang ke Tempat Pemungutan Suara untuk menggunakan hak pilih dan mari kita tolak praktik politik uang. Awasi agar tidak terjadi mobilisasi pemilih tanpa hak pilih dan segala bentuk kecurangan lainnya,” kata Muhammad Nuh lagi.

Kepada penyelenggara Pilkada, Muhammad Nuh meminta agar melaksanakan tugas dan kewenangannya secara profesional dan menjaga netralitas sesuai dengan Undang-undang dan Peraturan yang berlaku agar pemilihan dapat terlaksana secara demokratis berdasarkan azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.  

“Saya berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kabupaten/kota, ASN/PNS, aparat TNI dan POLRI agar kiranya dapat menjaga netralitas dan keamanan saat pemungutan suara nanti,” kata Muhammad Nuh.

Untuk mendukung pelaksanaan pemungutan suara Pilkada 2020 ini, DPD RI Perwakilan Sumatera Utara membuka POSKO PENGADUAN atas pelanggaran Pilkada di Kantor Sekretariat Pewakilan DPD RI Jalan Gajahmada No. 32 Medan.

Muhammad Nuh juga mengimbau agar masyarakat yang akan datang ke TPS untuk menunaikan hak pilihnya tetap selalu menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) selama berada di TPS.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Nuh juga menanggapi terjadinya peristiwa bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di beberapa daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara dan memohon agar para korban diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi bencana ini. Untuk meringan beban masyarakat yang menjadi korban, Muhammad Nuh mengimbau agar kiranya masyarakat dapat saling tolong menolong dalam meringan beban masyarakat yang terkena bencana.

“Saya mengapresiasi dan menyatakan salut dan terima kasih kepada aparat pemerintah, TNI dan Polri yang secara cepat telah membantu masyarakat yang terdampak banjir membersihkan rumah tempat tinggal mereka dari lumpur dan sampah,” kata Muhammad Nuh lagi.

Muhammad Nuh berpendapat, peristiwa banjir ini dapat menjadi peringatan bagi Pemerintah untuk lebih meningkatkan upaya pencegahan pengrusakan lingkungan hidup dan membuat program aksi cepat tanggap dalam penanggulangan bencana supaya masyarakat yang menjadi korban merasa aman dan terlindungi.

Sekretaris DPW Persis Sumut Abdul Azis, ST yang hadir pada acara itu juga meminta agar petugas KPU dan Bawaslu dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan menunaikan hak pilihnya dan mengawasi praktek politik uang, pemberian sembako dan lain-lain terutama di masa tenang. “Tidak ada toleransi bagi politik uang dan pemberian sembako, itu merusak tatanan demokrasi,” kata Abdul Azis lagi. (*)

Reporter:

An Jambak

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram