1 Desember 2021

Ribuan Tahanan Golput, KPU Medan: “Akan Menjadi Pembahasan Kita”

MEDAN-–RENTAKNEWS.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan mencari solusi terkait Rumah Tahanan (Rutan) Tanjunggusta Medan yang tidak dapat ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Ramadani Damanik, saat dikonfirmasi, Jumat (11/12/2020).

“Masalah ini akan menjadi pembahasan, kita akan mencari solusinya,” kata Agussyah.

Namun, Agussyah menjelaskan alasan KPU tidak menggelar Pilkada Medan di Rutan Tanjunggusta Medan, yaitu berdasarkan UU. No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota jo. Pasal 6 Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2018 tentang kata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, ditentukan bahwa wilayah kerja KPU Kota Medan meliputi wilayah Kota Medan.

“Bukan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) kita karena di luar dari Medan,” jelas Agussyah.
Rutan Kelas I Medan terletak di wilayah/administrasi Kabupaten Deliserdang dan dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada sebelumnya pendirian TPS khususnya di Rutan Kelas I Medan tidak didirikan oleh KPU Medan.

“Rutan sudah masuk wilayah Deliserdang, bukan Medan lagi, sama halnya dengan orang Medan yang pergi keluar dari wilayah Medan, seperti di Jakarta, Bandung, atau lainnya,” ucap Agussyah.

Sebelumnya, Karutan Theo Andrianus, mangatakan bahwa sudah berusaha untuk memperjuangkan suara para tahanan yang berdomisili di Medan agar ikut menggunakan hak suaranya.

“Sebelum Pilkada Medan sudah kita kirim data para tahanan, ada 2.363 tahanan yang berdomisili di Medan, tapi yang mempunyai NIK 1.145 tahanan. Namun, dikarenakan beda wilayah, 1.145 tahanan ini tidak bisa menggunakan suaranya,” jelas Theo.(*)

Sumber:
waspada.co.id
Editor:
Dewani N Dalimunthe

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram