9 Desember 2021

Refleksi Akhir Tahun DHD ‘45 Sumut: “Meminta Wali Kota Medan Kembalikan Fungsi Lapangan Merdeka”

MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Badan Pemberdayaan Kejuangan ’45  atau Dewan Harian Daerah ’45 (DHD ’45) dalam pernyataan Refleksi Akhita Tahun 2020 meminta Wali Kota Medan (terpilih-red) agar mengembalikan fungsi Lapangan Merdeka sebagai Cagar Budaya, Sidik Jari Proklamasi Kemerdekaan dan Ruang Terbuka Hijau. Refleksi Akhir Tahun 2020 DHD’45 yang ditandatangani Ketua Umum DHD’45 Sumut Mayjen TNI (Purn.) Muhammad Hasyim dan Sekretaris Umum Dr. Drs. Edy Syofian, MAP memuat 11 point yang dibacakan Ketum DHD ’45 pada sessi terakhir kegiatan Focus Group Discussion bertema “Wawasan Kebangsaan” di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam Medan, Kamis, (31/12/2020).

“Mendesak Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan untuk menetapkan Lapangan Merdeka sebagai Cagar Budaya, Sidik Jari Proklamasi Kemerdekaan dan Ruang Terbuka Hijau. Kembalikan fungsi lapangan Merdeka sebagai Ruang Terbuka Hijau dan tidak memusnahkan situs-situs sejarah yang ada di sekitar Lapangan Merdeka,” kata Muhammad Hasyim.

Ketua Umum DHD ’45 Mayjen TNI (Purn.) Muhammad Hasyim menyampaikan materi pada Diskusi Panel Dalam Rangka Rakerda I DHD ’45 di Hotel Granda Kanaya. Selasa (29/12/2020).

Berikut teks lengkap Refleksi Akhir Tahun DHD ’45:

REFLEKSI AKHIR TAHUN 2020

DHD ’45 SUMATERA UTARA

Beberapa jam lagi kita akan menutup  tahun 2020 dan Insha Allah akan memasuki tahun 2021. Perlu kita merenung atau merefleksikan bagaimana  perjalanan bangsa kita selama tahun 2020.

Berbagai penting selama 2020 antara lain: bagaimana kita mengelola ketegangan pasca Pilpres 2019 yang hampir nyaris terbelahnya bangsa ini. Bagaimana kita menghadapi datangnya virus Corona yang telah mengorbankan jiwa anak.bangsa dan mengganggu tatanan perekonomian kita, reaksi munculnya RUU Cipta Kerja, Pelaksanaan Pilkada serentak dan akhir akhirnya muncul beberapa kejadian kekerasan  atas peristiawa KM 50 di Tol Jakarta yang sampai saat ini masih terus berjalan pengusutannya.

Semua peristiwa itu di satu sisi dapat  mengancam keutuhan dan keterpurukan ekonomi bangsa dan disisi lain dapat mengukuhkan semangat kita untuk bersatu padu mengahadapi berbagai persoalan bangsa terutama menjaga kesehatan dan perekonomian bangsa kita.

Tidak ada jawaban lain untuk tetap bersatu dan utuhnya bangsa ini kecuali kita semua kembali kepada semangat founding father kita yakni mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Membangun idealisme dan patriotisme seluruh anak bangsa serta membangkitakan semangat kesetiakawanan sosial untuk.membangun modal sosial kita sebangsa  yang memiliki ciri bangsa yang beradab, bergotong royong, bekerja keras, berkeadilan serta memiliki iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Di akhir penutup tahun 2020 dan memasuki tahun 2021 izinkan kami dari DHD ‘45 Provinsi Sumut menyampaikan REFLEKSI AKHIR TAHUN sebagai berikut:

  1. Mengajak seluruh penyelenggara negara mulai dari Pusat dan Daerah untuk memantapkan  jiwa dan semangat melayani rakyat dengan bekerja keras, berkeadilan, bekerja jujur dan menghindari prilaku koruptif atas keuangan negara.
  2. Mengutamakan kepentingan mengabdi dan melayani masyarakat tanpa membeda bedakan  SARA, warna politik apalagi mengutamakan kepntingan partai, kerabat dan pribadi.
  3. Mengajak penyelenggara megara di Pusat dan Daerah agar tetap merawat seluruh situs dan nilai-nilai  sejarah yang ada sebagai pengingat bagi kita dan generasi muda untuk melihat bagaimana para pendiri dan pejuang bangsa mereka mengorbankan jiwa raganya untuk kemerdekaan, kehormatan bangsanya dan tegaknya keadilan.
  4. Mendukung setiap langkah-langkah penegakkan hukum di negeri ini bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum. Namun kami mengingatkan keadilan mesti tegak meskipun terhadap diri sendori dan aksi tidak adil harus dilarang dan dihempang meski kepada musuh yang paling dibenci.
  5. Mengajak para pimpinan bangsa di pusat maupun di daerah bersama seluruh komponen-komponen bangsa untuk membangun keakraban sosial sebagai suatu bangsa. Hindari pemilihan ditengah masyarakat antara yang merasa lebih Pancasilais dari yang bukan Pancasilais. Dari yang paling toleran dengan yang tidak toleran. Dari yang merasa paling beriman dan beragama dari yang tidak beriman. Para pemimpin diharap merawat dan merajut secara terus menerus keakraban sesama anak bangsa.
  6. Menghimbau kepada Gubernur, Bupati dan Walikota se-Sumut agar mengembangkan nilai-nilai sejarah lokal untuk menjadi muatan kurikulum pendidikan di sekolah SD, SMP dan SMA serta menjadikan situs-situs yang ada sebagai tempat praktek sejarah agar generasi muda tidak tuna sejarah.
  7. Mendesak Walikota Medan dan DPRD kota Medan untuk menetapkan Lapangan Merdeka sebagai Cagar Budaya, Sidik Jari Proklamasi Kemerdekaan dan Ruang Terbuka Hijau. Kembalikan fungsi lapangan Merdeka sebagai Ruang Terbuka Hijau dan tidak memusnahkan situs-situs sejarah yang ada di sekitar Lapangan Merdeka.
  8. Meminta walikota Medan dan Gubernur Sumut agar mengabadikan nama Pahlawan Nasional dari Sumut Mr.Teuku Muhammad Hasan dan Mr. SM Amin Nasution sebagai nama jalan di Kota Medan.
  9. Mengajak para Pimpinan Daerah untuk terus membangun komunikasi dan silahturrahim dengan seluruh pejuang dan pimpinan-pimpinan non formal masyarakat demi merawat persaudaraan dan mendukung program pembangunan di Sumut.
  10. Mengajak seluruh komponen masyarakt Sumut untuk bekerja sama dengan pemerintah mendukung upaya pencegahan penyebaran covid dengan tetap mematuhi protokol kesehatan serta mennsosialisasikan Gerakan Hidup Sehat dan bahagia
  11. Mari kita sambut tahun 2021 dengan semangat optimisme, mempererat persaudaraan, bekerja keras dan mencegah perbuatan-perbuat  yang keji dan mungkar.

Semoga Allah Tuhan YME senantiasa melindungi bangsa dan daerah kita khususnya Sumut dari segala musibah dan bencana.

Sekian dan terima kasih.

PENGURUS DHD45 SUMUT

Ketua Umum

Mayjen TNI (Purn.) Muhammad Hasyim

Sekretaris Umum

Dr. Drs Eddy Syofian, MAP

Peserta FGD Wawasan Kebangsaan DHD ’45 di Hotel Grand Kanaya. Kamis 931/12/2020).

Hadir juga mendampingi Hasyim, Wakil Ketua Brigjen TNI Purn dr Harry Yus Mayadi, Wakil Ketua Dra. Hj. Risnawaty Dartati Damanik, Bendahara Ir.Vivi Savitri, Wakil Sekretaris Drs, Ansari Adnant Taringan, MSi , Ketua Bidang Humas Dr. H. Sakhira Zandi, MA, Sekretaris Panitia Drs. Harun Al Rasyid dan sejumlah fungsionaris DHD ‘45 Sumut diantaranya, Ir. Heri Batangari Nasution, MPsi, Dra. Nina Karina Purba, MA,  Baharuddin Syahputra, SH, Alamsyah Saragih, Usman Effendi Rambe dan lain-lain.

Di penghujung tahun 2020, DHD 45 Sumut juga menggelar tiga kegiatan strategis sekaligus yaitu Panel Diskusi (29 Desember 2020), Rakerda I (30 Desember 2020) dan Focus Group Discussion (31 Desember 2020). Rakerda I DHD ‘45 yang dihadiri pengurus DHD ’45 Sumut dan DHC ’45 se-Sumut dobuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (Purn.) Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Dr. Agus Triyono, SE, Ak,

Panel Diskusi dengan topik “Mengokohkan Peran DHD ‘45 Dalam Pembinaan Kebangsaan di Sumatera Utara” menghadirkan panelis Rektor UIN Sumut Prof. Dr. H. Syahrin Harahap, MA, Pengamat politik Dr. Drs. Shoibul Ansor Siregar, MA dan Ketua Umum DHD ’45 Sumut Letjen TNI (Purn.) Muhammad Hasyim.

Sementara dalam FGD tampil sebagai narasumber Ketua MABMI H. Syamsul Arifin, SE, Ketua FKUB H. Maratua Simanjuntak dan Ketua Umum DHD ’45 Letjen TNI (Purn.) Muhammad Hasyim.(*)

Reporter:

Abdul Aziz

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram