2 Desember 2021

Dibalik pesona keindahan gunung

gunung ciremai via kuninganmass.com

Rentaknes.com. Keindahan bumi Nusantara begitu mempesona, deretan gugusan pulau terletak pada posisi yang strategis, secara geografis kepulauan Nusantara diapit oleh dua benua Asia dan Australia dan dialiri deburan ombak dari dua samudera Hindia dan Pasifik.

Letak gegrafis tersebut menyebabkan kepulauan Nusantara memiliki banyak gunung api aktif yang merupakan lingkaran cincin api pasifik, kawasan seperti ini menjadi labil, sering mengalami gempa tektonik dan vulkanik.

Baca juga :MUI Pusat Terbitkan SK DP MUI Sumatera Utara

Al Qur’an memberikan informasi kepada kita fungsi geologis penting dari kehadiran berbagai gunung yang mengelilingi negri ini.

Firman Allah SWT :
“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka…”
(QS Al-Anbiya, 21:31)

Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.
Sesungguhnya gunung berapi senantiasa memberikan pesonanya tiada tara, namun keganasan gunung berapi dibalut oleh keindahan, kesejukan dan ketenangannnya.

Kekuatannya yang dahsyat tersimpan jauh berada di dalam perut bumi. Ketika ia menampakan keganasannya, batuan cair, puing-puing berhamburan, gas beracun dikeluarkan dari perut bumi, pada saat itulah kita dibuat takjub dan takut dengan kekuatannya yang super dahsyat tersebut.

Allah SWT berfirman:
“Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.”
(QS. Fatir 35: 27)

Sesungguhnya dalam ayat diatas sangat menakjubkan dan mengandung muatan untuk direnungi oleh manusia. Sehingga, tidak salah, para fisikawan meneliti kandungan apa yang terdapat dalam bermacam-macam warna yang terdapat pada gunung.

Ternyata, warna gunung yang bermacam-macam itu disebabkan perbedaan materi yang dikandung oleh bebatuannya. Jika materinya besi, maka warna dominannya adalah merah; jika materinya batubara, maka warna dominannya adalah hitam; jika materinya perunggu, maka warna gunung tersebut berwarna kehijau-hijauan.

Dinegeri Nusantara yang indah ini, terdapat 4 gunung berapi super dahsyat yang pernah menggunjang dunia, yakni; gunung Tambora tahun 1815 yang diberi gelar Pompeii dari Timur, gunung Krakatau yang meletus ditahun 1883, Gunung Samalas di Lombok meletus ditahun 1257 dan gunung Toba meletus sekitar 70 ribu tahun yang lalu.

Firman Allah SWT :
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?”
(QS, An-Naba 78:6-7)

Sesunggyuhnya, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara lempengan-lempengannya.

Dari catatan sejarah daya ledak gunung tersebut meluluh lantakan tatanan alam, bagaimana dengan gunung Toba yang masih tidur pulas, sungguh tak terbayangkan bagaimana saat ia meletus pada zamannya. Sungguh menakutkan, kita tidak tahu bagaimana sesungguhnya yang akan terjadi bila semua gunung-gunung sebagai paku bumi meletus secara serentak.

Melihat bencana anak gunung karakatau saja sungguh menakutkan, apalagi bila secara berkesinambungan atau serentak gunung-gunung tersebut diperintahkahkan-Nya meletus. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, memberikan petunjuk dan hidayah-Nya, menjadikan kita hamba yang banyak bersyukur serta menjauhkan kita dari segala azab-Nya yang pedih. (TI)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram