Zoom, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Medan menyelenggarakan Pelatihan dan Sosialisasi Sekolah Sehat Berwawasan lingkungan

IKLAN

Medan-Rentaknews.com. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Medan menyelenggarakan Pelatihan dan Sosialisasi Sekolah Sehat Berwawasan lingkungan.Pelatihan Webinar ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Adlan, S.Pd,MM, perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Sumut, Ir. Asep Atju S.Mulyana dari USAID IUWASH PLUS. Pelatihan Webinar ini digagas oleh BMPS MEDAN dan USAID IUWASH PLUS REGIONAL SUMATERA UTARA. Regional Manager USAID IUWASH PLUS North Sumatera Regional Office Mohamad Yagi dalam sambutan nya mengatakan USAID IUWASH PLUS telah bekerjasama dengan instansi pemerintah, pihak swasta, LSM, kelompok masyarakat dan pihak lainnya untuk mencapai : Peningkatan sebanyak 1.100.000 penduduk perkotaan yang mendapatkan akses kualitas air layanan air minum yang layak dimana 500.000 diantaranya adalah penduduk dengan 40% tingkat kesejahteraan terendah dari total populasi kelompok rentan dan peningkatan 500.000 penduduk perkotaan di Indonesia yang mendapatkan layanan sanitasi aman.

Dalam melaksanakan program peningkatan layanan kepada pihak swasta, atas inisiatif dari BMPS Medan dan melalui proses komunikasi yang intens akhirnya USAID IUWASH PLUS memutuskan untuk bermitra dengan BMPS Medan sebagai wadah bergabungnya sekolah sekolah swasta yang ada di Medan dalam memberi layanan sanitasi aman bagi sekolah sekolah swasta yang ada di Medan.Dalam melaksanakan Program layanan ini BMPS Medan dan USAID IUWASH PLUS juga menggandeng LPPM USU dan pihak swasta CV.RAZASA. Dalam sambutannya Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Medan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu BMPS Medan mewujudkan Program BMPS MEDAN yaitu Dinas Pendidikan Kota Medan, Dinas Kesehatan Kota Medan, USAID IUWASH PLUS Regional Sumatera Utara, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Sumatera Utara, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) kota Medan.

Sekolah Sehat Berwawasan Lingkungan dan menciptakan pola hidup bersih dan sehat bagi siswa merupakan salah satu program BMPS Kota Medan untuk menjadikan sekolah sekolah swasta tempat yang nyaman dan sehat bagi peserta didik untuk melakukan proses Belajar mengajar pada saat tatap muka nantinya. Setelah kegiatan pelatihan ini BMPS Medan Bersama dinas Kesehatan, dinas Pendidikan dan HAKLI akan melakukan pendataan terhadap sekolah swasta yang sudah dan belum menerapkan sekolah sehat berwawasan lingkungan. Bagi sekolah yang sudah menerapkan sekolah sehat berwawasan lingkungan akan di apresiasi dan akan dipublikasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat mengetahui dan dapat menentukan pilihannya untuk menyekolahkan anaknya disekolah yang dapat menciptakan kenyamanan dan Kesehatan bagi anaknya.

Bagi sekolah yang belum menerapkan Sekolah sehat berwawasan lingkungan akan terus didorong dan di edukasi serta dibantu bagaimana cara untuk mewujudkan sekolah sehat berwawasan lingkungan. BMPS Medan akan terus berkontribusi membantu pemerintah dalam hal ini dinas Kesehatan dan dinas Pendidikan kota Medan untuk menjadikan peserta didik yang sehat dan mencerdaskan anak bangsa lanjut Arif. Arif menyampaikan Pelatihan Webinar dihadiri oleh 100 orang peserta Webinar aktif dan lebih dari 500 orang peserta mengikuti secara berkelompok di sekolah masing masing.Selanjutnya Arif menyampaikan bahwa Pelatihan Webinar ini merupakan tindak lanjut dari peresmian pembangunan Sumur resapan dan Tangki Septik Kedap percontohan yang dilakukan oleh Plt Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution, M.Si pada Sekolah SMP, SMK ASGA MANDIRI MEDAN Jl. Karya Jaya No.196 Medan Johor pada 18 Januari 2021 lalu.

Dalam suasana pandemic Covid 19 saat ini BMPS Medan berkomitmen untuk mengedukasi seluruh sekolah swasta yang ada di kota Medan khususnya dan Sumatera Utara umumnya untuk berprilaku hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang hijau dan sehat. Salah satu syarat menciptakan lingkungan sehat adalah dengan melakukan pembangunan Tangki Septik Kedap dan sumur resapan lanjut Arif.Syarat lain adalah dengan melengkapi sarana protokol Kesehatan dan penciptaan sanitasi higienis,toilet bersih,lingkungan hijau, kantin rapi dan bersih serta secara rutin melakukan pemerikasaan Kesehatan terhadap guru dan siswa Lanjut Arif.

Sementara itu dinas Kesehatan menyatakan siap mendukung program yang digagas oleh BMPS Medan dalam hal penciptaan lingkungan sekolah yang sehat. Dinas Kesehatan juga berharap keterlibatan PDAM Tirtanadi sebagai bagian yang tidak terlepas dalam penyediaan sumber air bersih. Ketua umum BMPS Pusat Ki Saur Panjaitan XIII sangat mengapresiasi program penciptaan sekolah sehat berwawasan lingkungan yang di gagas dan di implementasikan oleh BMPS Kota Medan dan berharap program ini juga dapat ditularkan ke sekolah swasta di Kab kota lain dan Propinsi lain serta dicanangkan sebagai program nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Adlan, S.Pd, MM pada sambuitannya mendukung penuh program Sekolah Sehat berwawasan Lingkungan dan berharap program baik ini dapat meningkatkan kenyamanan peserta didik mengikuti proses Belajar mengajar. Dinas pendidikan mendukung penuh program kerja BMPS Medan dan akan bekerjasama dengan BMPS Medan untuk memajukan mutu Pendidikan di kota Medan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) Sumut dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa HAKLI akan bermitra dengan BMPS Medan untuk menciptakan sekolah sehat berwawasan lingkungan.

HAKLI sesuai dengan kompetensi nya akan mendorong dan membantu BMPS Medan dan akan duduk Bersama membahas dan turun kelapangan melakukan pendataan sekolah sekolah swasta di Kota Medan dan memberi solusi terhadap persoalan sekolah swasta untuk menciptakan sekolah yang sehat berwawasan lingkungan dan akan memberikan penilaian terhadap sekolah sekolah swasta yang telah memenuhi kualifikasi Sekolah Sehat berwawasan lingkungan Tim USAID IUWASH PLUS Regional manager Sumetera Utara Irwansyah dan USAID IUWASH PLUS Pusat Ir. Asep Atju S Mulyana menjelaskan secara Panjang lebar tentang teknis pembuatan sumur resapan dan dan Tangki Septik Kedap.

Sekolah yang yang tidak menggunakan septic kedap akan sangat membahayakan bagi siswa didik karena jutaan bakteri yang terkandung dalam lumpur tinja manusia akan menyebar melalui pori pori tanah apalagi sekolah yang menggunakan sumur sebagai sumber air akan menyebabkan penyakit kilit menular dan diare yang sangat berbahaya. Begitu juga sekolah yang tidak melakukan infiltrasi air melalui penyimpanan air hujan ke tanah akan menyebabkan banjir dan kekurangan air bersih.

BMPS Medan Bersama USAID IUWASH Regional Sumatera Utara akan melanjutkan Pelatihan Webinar pada sesi berikutnya yaitu sesi kedua tanggal 18 Februari 2021 dan sesi ketiga tanggal 25 Februari 2021. Bagi sekolah swasta yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan webinar ini diberi kesempatan mengikuti sesi kedua dan ketiga. (AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here