1 Desember 2021

DHD ‘45 Sumut Dukung Tokoh Al Wasliyah Jadi Pahlawan Nasional

MEDAN—RENTAKNEWS.COM: Dewan Harian Daerah (DHD) ‘45 Sumut menyatakan akan mendukung pengusulan tokoh Al Wasliyah Tuan Syech H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis menjadi Pahlawan Nasional.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum DHD ‘45 Sumut Mayjen TNI (Purn.) M. Hasyim melalui telepon selular saat berbicara dengan Ketua Umum Al Jam’iyatul Washliyah Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., SH., MSP disaat berkunjung ke Gedung Juang DHD ‘45 Sumut Jalan  Pemuda No. 17 Medan,   Rabu (17/02/2021).

“DHD ’45 Sumut akan ikut aktif mengawal pengusulan Tuan Syech H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis oleh PB Al Wasliyah agar disetujui oleh Presiden untuk menjadi Pahlawan Nasional,” kata M. Hasyim.

Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara yang adalah juga Ketua Umum PB Al Washliyah dan sekaligus Ketua Tim Ad-Hoc Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Tuan Syech H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis itu mengunjungi DHD ’45 guna meminta masukan dan dukungan agar tokoh pendiri Al Wasliyah itu disetujui mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Dalam pertemuan itu Dede Iskandar Batubara menyampaikan dokumen pengusulan diantaranya Biografi Tuan Syech H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis dan dokumen lainnya.

Pengurus DHD ‘45 yang hadir diantaranya Sekretaris Umum Dr. Eddy Syofian, MAP, 0Ketua III OK Zulkarnain, Ketua Bidang Infokom Dr. Sakhira Zandi, Ketua Bidang Kesra H. Daudsyah, Sekretaris II Dra. Nina Karina Purba, Bendahara Ir. Vivi Savitri dan Kaset DHD ’45 Sumut Drs. Harun Al Rasyid.

Dalam dialog, Eddy Syofian menyarankan agar Tim Ad-Hoc sesegera mungkin melaksanakan kajian akademik berupa seminar dan Focus Group Discussion tentang rekam jejak Tuan Syech. H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis yang memang telah banyak menulis buku-buku tentang perjuangan dan pluralisme agama di Indonesia. Pemikiran beliau banyak dipakai para pakar  sampai ke negara tetangga Malaysia.

” Beliau sudah lebih awal mengembangkan moderasi beragama melalui dialog bersama para tokoh agama non muslim,” ujar Eddy Syofian seraya menyebutkan beliau tokoh pluralisme sehingga ikut mewarnai kehidupan harmonisasi beragama di Sumut.

Menurut Eddy Syofian, Tuan Syekh H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis bersama H. Abdurrahman Syihab dan H. Adnan Nur Lubis dikenal sebagai tiga serangkai yang menggagas berdirinya Jamiatul Al Wasliyah sebagai organisasi yang berkontribusi besar dalam menciptakan kesadaran pluralitas beragama di Sumut dan hingga kini Al Washliyah telah berkembang di bumi nusantara.

“Beliau dinilai peredam konflik dalam masyarakat pluralis melalui dialog terbuka antar agama yang selalu dikembangkannya. Beliau dikenal memiliki kukuh dalam prinsip tapi luwes dalam bertindak,” kata Eddy lagi.

Dalam kesempatan itu, DHD ‘45 Sumut meminta PB Al Jam’iyatul Washliyah agar berkoordinasi dengan Pemko Medan untuk mengabadikan nama Tuan Syekh H. Muhammad Arsyad Thalib Lubis menjadi salah satu nama jalan di kota Medan. (*)

Reporter:

An Jambak

Editor:

Harun AR

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram