9 Desember 2021

Penyuluh Agama Islam Non PNS Kota Pematang Siantar Memberi Solusi Dimasa Pendemi

Kegiatan Khitan Masal, santunan anak yatim piatu dan para dhuafa. Dengan peserta 150 anak, yang dilaksanakan di MTs Negeri Pematang Siantar Jln. Medan Gang Kapuk Kota Pematang Siantar.

Pematang Siantar-Rentaknews.com.Pada hari Minggu 20 Pebruari 2021 telah dilaksanakan kegiatan Khitan Masal, santunan anak yatim piatu dan para dhuafa. Dengan peserta kurang lebih 150 anak, yang dilaksanakan di MTs Negeri Pematangsiantar Jln. Medan Gang Kapuk Kota Pematangsiantar. Selain dikhitan, peserta khitan juga mendapatkan bingkisan berupa sarung, sedikit uang, jajanan, dan makanan yang berasal dari para donatur kegiatan.Kegiatan Khitan Masal dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan dan mendapatkan izin dari gugus covid Kota pematangsiantar. Dan Alhamdulillah 150 anak peserta khitan masal sembuh dengan cepat.

Pandemi Covid-19 telah berlangsung hampir 1 tahun. Hal ini menyebabkan runtuhnya banyak sektor, terutama sektor ekonomi. PHK terjadi dimana-mana, yang menyebabkan roda ekonomi tidak berputar secara normal dihampir seluruh masyarakat Indonesia. Sektor pendidikan juga terimbas parah, semua lini pendidikan melakukan kerja dari rumah dan belajar dari rumah, dengan memanfaatkan media online.

Peristiwa ini mengusik jiwa para penyuluh untuk hadir memberi solusi di masyarakat. Momen para siswa berada di rumah yang belum tahu hingga kapan, menjadi momen baik untuk melaksanakan khitan bagi yang belum dikhitan. Sehingga mereka bisa istirahat secara total dalam penyembuhan. Namun biaya khitan yang mencapai angka Rp. 400.000,- per anak, menjadikan para orang tua berhitung dan menunda khitan anaknya.

Berawal dari persoalan inilah FKPAI Kota Pematangsiantar hadir ke masyarakat umat Islam mencoba memberikan solusi dalam persoalan keumatan ini. FKPAI Kota Pematangsiantar adalah organisasi indenpenden yang bersinergi dengan Kementerian Agama, sebagai wadah perkumpulan penyuluh agama Islam baik PNS maupun non PNS. Organisasi ini mempunyai misi dalam bidang keumatan. Dan bergerak dengan seluruh penyuluhB agama islam dengan membawa motto bergerak bersama menuju taqwa.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama FKPAI dengan organisasi-organisasi terkait, serta disupport penuh oleh Badan Kesehatan Bermartabat (BKB) Sumut. Organisasi-oraganisasi yang turut mendukung ini adalah LPBI-NU Kota Pematangsiantar, NU CARE-LAZISNU, LAZIS HF Peduli Umat, FODIUM, NOSTALGIAN LOVER CLUB, Asosiasi Relawan Medis Indonesia (ARMI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Rumah Sakit Bedah ACCUPLAST, DAARUT TAUHID (DT), Dt Peduli, serta Badan Koordinasi Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Siantar Martoba”, ujar Ustadzah Nur Karimah, S.Pd sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan.
“Tidak hanya menggandeng berbagai organisasi terkait, namun juga turut melibatkan masyarakat baik dari masyarakat umum, majelis taklim, personel komunitas otomotif (Jeunk’s Phanter Mania Siantar Simalungun), personel One Day One Juz (ODOJ) Siantar Simalugun, sebagai penyokong donatur tambahan untuk operasional kegiatan ini.

Selain itu kegiatan ini juga di dukung oleh Bapak Walikota Pematangsiantar Dr. Hefriansyah, SE, MM dan Wakil Walikota terpilih, dr. Susanti Dewayani, Sp.A. Turut Hadir dalam acara ini Bapak Datuk Sri Prof. Dr. H. Johar Arifin Husin Anggota DPR/MPR-RI Komisi X Fraksi Partai Gerindra, KUA Siantar Martoba, Ketua Yayasan Peduli Umat Islam Medan, dan 40 tenaga medis BKB Sumut”, Jelas Ustadzah Karimah.FKPAI Kota Pematangsiantar yang diketuai oleh Ustadz Armansyah Pasaribu, S.Sos.I mempunyai misi untuk mensinergikan umat Islam, Menghidupkan semua lini komponen-komponen umat Islam yang ada di Kota Pematangsiantar, Menyatukan umat Islam dalam tali ukhuwah Islamiyah, meleburkan perbedaan organisasi Islam untuk bangkit membangun peradaban mewujudkan Kota Pematangsiantar yang baldatun toyyibatun Warabbun Ghoffur.

“Seperti hari ini, kita tidak akan bergerak sendiri dalam mengadakan kegiatan keumatan. Ke depan, kita akan terus menggandeng berbagai pihak, baik instansi yang berkaitan dengan kementerian agama, maupun instansi dan organisasi-organisasi lain. Karena kita tidak bisa memperbaiki kerusakan yang sifatnya sudah tersistem. Kita harus mengajak semua lini pemerintahan dan organisasi-organisasi masyarakat untuk membangun bangsa ini. Karena sesuatu yang dikerjakan secara berjama’ah itu akan terasa mudah walau kerja-kerja besar”, tutur Ustadzah Karimah.

Kegiatan Khitan Masal dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan dan mendapatkan izin dari gugus covid Kota pematangsiantar. Dan Alhamdulillah 150 anak peserta khitan masal sembuh dengan cepat.“Terlaksana dan suksesnya kegiatan ini melibatkan warga se Kota Pematangsiantar, Penyuluh Agama Islam Non PNS se-Kota Pematangsiantar, Majelis Taklim Se-Kecamatan Siantar Martoba, dan Pihak MTs Negeri Kota pematangsiantar serta pejabat-pejabat terkait, BKB Sumut, Laziz, dan Organisasi-organisasi kesehatan Se Sumatera Utara, pihak panitia mengucapkan terimakasih banyak atas partisipasinya, dan memohon maaf jika belum maksimal mengcover persoalan-persoalan Umat. Mohon doa dan restu dari semua pihak, agar Allah meridhoi dan mendukung segala kegiatan yang akan diagendakan, sehingga kegiatan akan lancar dan sukses kelak. Aamiin ya Robbal’alamin.” tutup ketua pelaksana.

Reporter : Marulak S/Leo P Simbolon
Editor : Tauhid Ichyar

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram