1 Desember 2021

BMPS Medan minta dilibatkan Dalam Penyusunan Juknis PPDB 2021 Kota Medan

Ketua BMPS Medan Muhammad Arif, SE, MM

Medan-Rentaknews.com. Ketua BMPS Medan Muhammad Arif, SE, MM menyatakan BMPS telah bertemu dan menyampaikan Surat kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan, S. Pd, MM untuk dilibatkan dalam penyusunan JUKNIS PPDB 2021 kota Medan.

Hal ini sesuai dengan Kepmendikbud no. 1 /2021 Pasal 16 yang menyatakan Pemerintah Kab/kota dapat melibatkan sekolah swasta dalam penyusunan JUKNIS PPDB 2021 di daerah. Badan Musyawah Perguruan Swasta (BMPS) sebagai wadah tempat bernaung nya sekolah sekolah swasta merasa perlu dilibatkan dalam penyusunan JUKNIS PPDB 2021 sebagai bagian dari tanggung jawab sekolah swasta agar hak mendapatkan pendidikan bagi masyarakat terpenuhi tutur Arif.

Selain daripada itu keterlibatan pihak sekolah swasta akan dapat memberi masukan kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan.BMPS minta Sekolah Swasta dimasukkan dalam daftar pilihan siswa sesuai zona. Arif menuturkan sistem penerimaan siswa disekolah negeri menurut kepmendikbud No. 1/2021 terdiri dari jalur zonasi dengan kuota 70℅ (SD), 50℅ (SMP) , 50℅ (SMA) dari daya tampung, jalur afirmasi 15℅ dari daya tampung.Jalur Perpindahan tugas orang tua siswa 5℅ dan sisanya Jalur Prestasi dari daya tampung sekolah negeri. Dalam pelaksanaan Kepmendikbud no. 1/2021 ini BMPS Medan beserta ombudsmen akan memantau pelaksanaan kepmendikbud no. 1/2021 ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa. Sekolah negeri tidak boleh melanggar kepmendikbud no. 1/2021 tersebut.

Sekolah negeri yang memaksakan penerimaan siswa dengan melanggar kepmendikkbud No. 1/2021 akan merugikan siswa karena akan menyebabkan belajar tidak nyaman dimana siswa yang diterima melebihi daya tampung kelas sekolah negeri. Selain daripada itu kelebihan daya tampung ini akan menyebabkan sekolah swasta tidak mendapatkan siswa. Menurut Arif BMPS Medan akan memperjuangkan agar siswa yang tidak diterima disekolah negeri dapat di tampung disekolah swasta dengan tetap mendapatkan fasilitas dari pemerintah layaknya sekolah negeri dengan syarat siswa tersebut terbukti sudah mendaftar disekolah negeri tetapi tidak diterima.

Sehingga tidak ada masyarakat yang tidak terlayani hak mendapatkan pendidikan. Kebijakan dibidang pendidikan harus menerapkan kesetaraan dan keadilan bagi sekolah negeri dan sekolah swasta tambah Arif. Sekolah swasta dibawah naungan BMPS saat ini telah melakukan inovasi dan pembenahan dan perbaikan sistem layanan pendidikan seperti penciptaan sanitasi yang baik melalui pembuatan tangki septik kedap dan toilet bersih.

Tangki septik kedap adalah sistem sanitasi dimana tangki septik sekolah ditampung secara kedap sehingga lumpur tinja tidak diserap oleh pori yang ada di tanah. Hal ini menyebabkan siswa terhindar dari penyakit diare dan penyakit menular lainnya Sehingga peserta didik dapat menimba ilmu dengan nyaman, aman dan sehat tutup Arif.

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram