Pelaksanaan pembagunan Desa anggran 2017,2018,2019,yang bersumber dari APBN tidak sesuai dengan prosudur UU Desa No. 06 Tahun 2014 tentang transparan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

IKLAN

Simalungun-Rentaknews.com. Korupsi atau KKN adalah salah satu kebiasaan tercela untuk memperkaya diri sendiri tanpa memikirkan orang lain, yang penting saat berkuasa dan ada kesempatan dimanfaatkan mengambil keuntungan pribadi didalamnya.

Mungkin karena belum terjerat Hukum atau masuk penjara, masih bisa menghamburkan uang hasil korupsi tanpa memikirkan warga lingkungan sekitar nya. Hal itu dikatakan A. Garingging kepada awak media Selasa( 2/3/2021) tentang yang terjadi di Nagori Pulibuah Kec. Raya Kahean Kab Simalungun Sumatera Utara,menyangkut pengaduan masyarakat dugaan korupsi penyewaan dana Anggaran Dana Desa (ADD) yang dilakukan Pangulu Lemar Saragih.

Kegiatan Rabat Beton di Huta IV Bah Suah dengan Dana Desa APBN Tahun Anggaran 2019.

Sesuai data yang diterima awak media ini, masyarakat telah melaporkan Pangulu Puli Buah L.S Ke PolRes Simalungun 16/1.2020, perihal dugaan Korupsi Dana Desa NAGORI Puli Buah Kec Raya Kahean Kab Simalungun.

Dalam pengaduannyaKe Polres Simalungun Pangulu Nagori L. Saragih diduga dalam pelaksanaan pembagunan Desa anggran 2017,2018,2019,yang bersumber dari APBN tidak sesuai dengan prosudur UU Desa No. 06 Tahun 2014 tentang transparan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Seperti pembagunan Rabat Beton tahun 2017 dan 2018 sepanjang 300 meter M jalan menuju Huta Si Buah kondisi nya sudah ambruk, pembagunan parit 2019 penggunaan mal dikerjakan asal-asalan.

Bukan hanya itu pembuatan rabat beton Huta IV Bah Suah 200 M x 2 dengan anggaran RP 142.579.440.diduga di Korupsi karena dalam pengerjaannya memanipulasi ukuran tebal dengan cara menimbun batu sirtu 10 Cm yang seharusnya keteballanya 15 cm.

Pemerhati Lingkungan Kab Simalungun Erik Saragih menjelaskan kepada awak media ini tentang kasus dugaan korupsi Pangulu, saya telah turun kelokasi untuk investigasi, benar ini sangat bermasalah ujar Erik Saragih.

Kasus PANGULU ini harus di proses sesuai Hukum, walaupun masyarakat telah melaporkan Pangulu Puli Buah Kec Raya Kab Simalungun , pihak Kejaksaan Simalungun agar turun ke lokasi dan semua pekerjaan LS diperiksa dan uji laboratorium ujar Erik Saragih.

Ketika dikonfirmasi kepada Pangulu Nagori Puli Buah Kec Raya L Saragih diKantornya tidak berada dikantor, dihubungi HP beliau tidak aktif, awak media ini akan menyelusuri masalah dugaan Korupsi ke Kejari Simalungun.

Reporter:Syam Hadi Purba Tambak
Editor: Tauhid Ichyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here