7 Desember 2021

Hari Tanpa Bayangan di Medan.

Abdul Aziz, ST berdiri dekat alat pengamatan lamanya penyinaran matahari type Campbell stokes recorder di stasiun sinoptik kantor Balai besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan

Medan-Rentaknews.com. Kulminasi/transit/istiwa’ adalah peristiwa ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Kulminasi Utama Matahari terjadi saat deklinasi matahari sama dengan lintang suatu lokasi, dan pada saat itu, posisi matahari tepat berada di atas lokasi tersebut, sehingga bayangan benda di lokasi tersebut tidak terbentuk, dengan kata lain pada saat itu di lokasi itu tidak terjadi bayangan benda (Hari Tanpa Bayangan).

Bidang ekuator (bidang rotasi bumi) tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika (bidang revolusi) bumi, yang menyebabkan posisi Matahari dari Bumi akan terlihat berubah terus sepanjang tahun antara 23.5⁰ Lintang Utara sampai dengan 23.5⁰ Lintang Selatan. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari.

Hari Tanpa Bayangan di Indonesia.

Mengingat posisi Indonesia berada di sekitar ekuator, sehingga kulminasi utama (hari tanpa bayangan) di Indonesia akan terjadi 2 kali dalam setahun dan waktunya tidak berbeda jauh dari saat Matahari berada di khatulistiwa. Hari tanpa bayangan di Indonesia tahun 2021 secara umum terjadi antara tanggal 20 Februari – 4 April 2021 dan 7 Septemeber – 21 Oktober 2021. Hari tanpa bayangan hanya dapat terlihat selama 1 menit sebelum dan 1 menit setelah waktu kejadian.
Ujar Koordinator Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, Hendra Suwarta Suprihatin kepada awak media Sabtu (27/3/2021).

Hari Tanpa Bayangan di Medan, Sumatera Utara.

Hari tanpa bayangan di Kota Medan akan terjadi pada tgl 29 Maret 2021, pukul 12.30.02 WIB. Pada saat itu bayangan benda tegak akan menyatu dengan bendanya itu sendiri, sehingga dalam beberapa menit, di kota Medan tidak akan terlihat bayangan di samping suatu benda tegak.
Mudah – mudahan pada hari senin lusa cuaca di kota medan dan sekitarnya cerah, sehingga masyarakat dapat menyaksikan fenomena alam tersebut ujar Abdul Aziz.

Peta Kulminasi Utama Matahari (Hari Tanpa Bayangan) pada 28 Maret-4 April 2021

Masyarakat luas dapat melihat beberapa menit kejadian fenomena alam yang sangat menarik dengan mata telanjang dengan cara meletakan benda yg berdiri tegak di tanah yang terkena sinar matahari. Buktikan bahwa di lokasi pada tanggal dan jam tersebut di atas, tidak terjadi bayangan di samping benda, “Cocokan jam anda ke Tanda Waktu Standar Nasional Indonesia di jam.bmkg.go.id atau ntp.bmkg.go.id” Pungkas Hendra Suwarta.

Reporter: Abdul Aziz
Editor: Tauhid Ichyar

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram