7 Desember 2021

Gempa Bumi Tektonik M5,5 Mengguncang Aceh Jaya, Tidak Berpotensi Tsunami

Hasil analisis dan informasi pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M=5,5 setelah kemudian diupdate menjadi magnitudo Mw=5,1.

Kejadian dan Parameter Gempabumi:
Jakarta-Rentaknews.com. Sabtu, 17 April 2021 pukul 08.04.53 WIB wilayah Aceh Jaya diguncang gempa tektonik. Hasil analisis dan informasi pendahuluan BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M=5,5 setelah kemudian diupdate menjadi magnitudo Mw=5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,04 LU dan 95,38 BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 38 km arah Barat Daya Kota Jantho, Kabupaten Acehbesar, Aceh pada kedalaman 92 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Banda Aceh IV MMI, Pidie Jaya, Nagan Raya, Calang, dan Lhokseumawe III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga hari Sabtu, 17 April 2021 pukul 08.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, M.Si dalam rilisnya menyampaikan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG,” ujar Bambang Setiyo

Reporter: Abdul Aziz
Editor: Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram