2 Desember 2021

Belajar dari Burung.

Search Google, burung Gagak.

Rentaknews.com. Gagak adalah burung berkicau termasuk dalam jenis corvus dari suku corvidae. Gagak jenis ini merupakan burung endemik, gagak bangga, tergolong jenis burung langka. Terdapat sekitar 27 jenis tersebar diberbagai tempat di dunia, kecuali Antartika dan Amerika Selatan. Yang jantan biasanya lebih besar dari betina, Allah SWT memberikan karunia atas jenis hewan ini. Berbeda dengan jenis burung lainnya gagak memiliki kecerdasan, perilaku yang baik, memiliki rasa cinta, rasa kasih sayang dan membentuk kerjasama dengan komunitasnya.

Sebagian besar gagak bercirikan warna hitam dengan gloss jernih. Di balik berbagai misteri dan mitos yang meneyertai keberadaan burung gagak ternyata ada sebuah fakta yang menunjukan bahwa burung gagak ini merupakan salahsatu hewan yang memiliki kecerdasan yang sangat luar biasa dibandingkan hewan lainnya.

Berbagai setudi mengenai kecerdasan burung gagak ini dilakukan. Dari studi tersebut ditemukan beragam fakta mengejutkan mengenai kecerdasan dari burung berwarna hitam ini. Memiliki otak yang lebih besar jika dibandingkan dengan bentuk tubuhnya gagak yang kecil, gagak diketahui memiliki kualitas kecerdasan yang sangat mengagumkan.

Apa saja i’tibar yang bisa kita petik dari kecerdasan gagak ini?, yakni ; (1) Burung gagak merupakan hewan sosial. Mereka selalu mencari makanan secara berkelompok dan terorganisir. Mereka selalu saling berbagi makanan. (2) Kesetian berteman, solidaritas, ketika satu burung gagak terluka maka gagak yang lain akan datang membantu, gagak lain berkumpul untuk membantu. (3) Berbagi informasi, setiap sore gagak berkumpul bersama dan berbagi informasi tentang apa yang mereka dapatkan sepanjang hari. (4) Etika, gagak memiliki standar etika yang tinggi dikelompoknya. Jika seekor gagak tidak berbagi tentang informasi atau makanan dengan sesamanya, maka sang gagak akan mendapatkan hukuman dari komunitasnya.(5) Keberanian, burung satu ini bisa dengan berani mendekati manusia untuk memeriksa apakah ada makanan yang dibawa. Dibandingkan dengan burung rajawali dan elang, burung gagak memang memiliki ukuran yang kecil, namun mereka mampu mengambil dari cakar kedua burung besar tersebut. (6) Suka mandi, dibalik warnanya yang terlihat sangat hitam tersebut, ternyata memiliki sekumpulan warna berbeda seperti warna ungu, hijau, biru, bahkan, burung gagak ternyata sangat rajin mandi membersihkan dirinya. (7) Kemampuan otak, gagak terkenal sebagai satu diantara hewan yang pintar di dunia. Mereka mampu mengingat beberapa hal sangat baik dan bahkan memiliki kemampuan menyusun suara yang bagus setara dengan kemampuan bahasa manusia primitif. (8) Burung gagak berumur panjang, bisa hidup dari 17 hingga 23 atau bahkan 40 tahun.

Pada sisi lain ada hal-hal tertentu menjadi pilihan wilayah yang dihuni oleh burung gagak, keterjangkauan dalam mendapatkan pasokan makanan dan keamanan. Biasanya daerah-daerah tersebut harus dekat dengan sumber makanan dan sumber air. Fenomena burung gagak meninggalkan tempat tinggalnya seperti taman-taman atau pedesaan dan hijrah kekota besar. Para ilmuwan tertarik dalam perilaku burung ini, diketahui dengan beberapa alasan ; (1) Desa terganggu oleh banyaknya tembakan pemburu tanpa kontrol dalam sekala besar (2) Kota-kota besar terdapat taman umum dengan pohon tinggi, dibandingkan dengan penduduk desa yang cenderung terjadi perambahan hutan (3) Cahaya lampu terang, merupakan jaring pelindung dari berbagai predator, elang atau hewan lainnya.

Search Google Kecerdasan Burung Gagak berbeda dengan jenis burung lainnya.

Dalam serangkaian percobaan yang dilakukan di Utsunomiya University Jepang, gagak berhasil memilih wadah yang menyimpan makanan dengan jumlah tertinggi. Burung itu berhasil mengidentifikasi nomor yang tertera pada tutup wadah. Percobaan ini melibatkan delapan gagak hutan dan dua wadah yang telah ditandai dengan simbol numerik pada tutupnya, masing-masing dua, dan lima. Kedua wadah tertutup itu ditempatkan dalam kandang di mana hanya wadah lima yang berisi makanan. Hasilnya, burung-burung gagak mampu mengambil kotak yang benar. Shoei Sugita, seorang profesor morfologi hewan, mengatakan temuan ini menunjukkan jika gagak memiliki kemampuan kognisi numerik yang sama dengan manusia.

Melihat kejujuran, cinta, kesetian, ketaatan dan komitmen burung gagak membangun persahabatan dalam komunitasnya, sewajarnya kita sebagai manusia yang dikaruniai akal, fikir dan perasaan mampu melakukan hal yang jauh lebih baik dari itu.

Pelajaran yang paling penting dari gagak, bagaimana pada awal penciptaan manusia, pelajaran tidak akan pernah terlupakan ketika Qabil membunuh Habil saudaranya sendiri, hanya karena cemburu dan kebencian, karena Allah menerima kurban Habil dan menolak kurban Qabil. Ia membunuh Habil saudaranya dan jasadnya Ia bawa di atas punggungnya, menjelajah hamparan bumi untuk menyembunyikan tubuh saudaranya. Disaat Qabil keletihan, Ia menemukan gagak sedang menggali tanah untuk membuat lubang guna menguburkan gagak lain yang mati, hal ini mengajarkannya apa yang harus dilakukan untuk mayat saudaranya.

Sang Maha Pencipata memberikan pelajaran kepada hambanya lewat burung gagak bahwa kebencian dan membunuh tidak hanya berakhir begitu saja, namun merasakan resiko pahitnya melakukan kejahatan sebelum azab lain yang harus ditunggu. (TI)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram