9 Desember 2021

Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia Kota Medan Masa Khidmat 2021 – 2026.

MUI merupakan lembaga bersifat keagamaan, independen dan kemasyarakatan.

Medan-Rentaknews.com. Pengukuhan dan ta’ aruf Pengurus MUI kota Medan masa khidmat 2021 – 2026 dilaksanakan Selasa 15 Ramadhan 1442 H / 27 April 2021 di Aula Kantor MUI Kota Medan Jln. Amaliun.
Tema yang di usung Meningkatkan Peran Ulama Dalam Membangun Warga Kota Medan Yang Rahmatan Lil’ Alamin.

Pengukuhan dilakukan Ketua MUI Kota Medan, Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag pada 14 komisi dilaksanakan dua tahap dengan menerapkan prokes. Pengukuhan dan ta’aruf dihadiri Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Medan, Prof.Dr.H.M. Hatta, para wakil ketua, Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Dr. H. Syukri Albani, Nasution.

Dalam sambutannya Hasan Matsum menyampaikan terima kasih atas kesediaan pengurus terpilih untuk berkhidmat di MUI Kota Medan. “Kita harus bertekad mewujudkan Visi, Misi MUI yang mulia menjadi Islam Rahmatan Lil ‘ Alamin.” ujarnya.

Beliau menjelaskan MUI merupakan lembaga bersifat keagamaan, independen dan kemasyarakatan. Untuk itu MUI tidak bisa dipaksa-paksa dalam mengeluarkan fatwa.
MUI adalah lembaga independen murni, mengeluarkan fatwa berdasarkan kebutuhan umat. Selain itu bersifat keagamaan sehingga benar benar harus dipelihara yakni pengurus MUI harus mencerminkan keagamaan, meski tidak semua pengurus merupakan Ulama, tetapi ada Cendikiawan dan Zu’ama.

Foto bersama setelah pengukuhan dan ta’ aruf Pengurus MUI kota Medan masa khidmat 2021 – 2026

Kemudian bersifat kelembagaan yakni pengurus harus inklusif, karena MUI tidak hanya berurusan dengan umat Islam saja tetapi juga sering menerima konsultasi dari umat non Muslim. Untuk itu pengurus harus paham tentang perannya”, ujar Dr, Hasan Matsum.
Sementara Ketua Dewan Pertimbangan MUI Kota Medan, Prof. Dr.H. Mohd. Hatta mengingatkan untuk seluruh pengurus memunculkan tanggung jawabnya membangun keumatan.


“Beliau mencontohkan 4 sifat Rasulullah, Siddik (jujur), Amanah, Tabliqh dan Fathonah (cerdas) yang harus menjadi contoh umat islam. Pengurus MUI harus menerapkan tabligh, salah satunya memakmurkan masjid untuk berdakwah sebagai sarana mensosialisasikan fatwa- fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia”, ujarnya.

Sumber berita : MUI Kota Medan

Editor : Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram