MEDAN—RENTAKNEWS.COM : Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (PERHAKHI) Assoc. Prof. Dr. Hj. Elza Syarief, SH, MH menunjuk pakar hukum Dr. Ali Yusran Gea, SH, MKn, MH memimpin PERHAKHI Sumut Masa Bakti 2021-2026.  

IKLAN
Dr. Ali Yusran Gea, SH, MKn, MH dan Dr. Mirza Nasution, SH, M.Hum

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Keputusan DPP PERHAKHI Nomor : 014/DPP-PERHAKHI/SK/DPD-SUMUT/VI/2021 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah PERHAKHI Sumut Masa Bakti 2021-2026 tanggal 14 Juni 2021 yang ditandatangani Elza Syarief dan Sekretaris Jendral Petra Romadani Nasution, SH, MH.

Dalam SK tersebut DPP PERHAKHI mengangkat Ali Yusran Gea sebagai Ketua DPD PERHAKHI Sumut, Dr, Mirza Nasution, SH, M.Hum sebagai Sekretaris DPD PERHAKHI Sumut dan Datuk Nikmat Gea, SH sebagai Bendahara DPD PERHAKHI Sumut. Dalam SK tersebut juga diangkat DR. Ir. H. Syarifuddin, MH dan H. Muchtar, SH, Sp.N, MH sebagai Bidang Pendidikan dan Pelatihan.

Ditegaskan dalam SK tersebut yang bersangkutan diberikan hak penuh untuk menjalankan PERHAKHI di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Ali Yusran Gea yang didampingi Mirza Nasution pada Rentaknews.com pada Kamis malam (17/06/2021), mereka mengucapkan terimakasih kepada DPP PERHAKHI yang sudah mengamanahkan mereka memimpin organisasi para penasihat dan konsultan hukum yang baru didirikan ini.

“Penunjukan ini merupakan amanah yang harus kami laksanakan untuk memberikan bantuan nasihat dan konsultasi hukum kepada masyarakat agar hukum dapat tegak dalam azas yang berkeadilan. PERHAKHI lahir dan berdiri dalam upaya mencerdaskan anak bangsa agar berpengetahuan hukum agar hukum dapat ditegakan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” kata Gea lagi.

Lebih lanjut Gea mengatakan, salah satu program utama PERHAKHI dalam mencerdaskan anak bangsa khususnya bidang hukum adalah akan melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dengan tujuan akan melahirkan advokat – advokat muda yang profesional, mandiri dan bertanggungjawab. Pada PKPA ini akan dihadirkan pemateri yang memiliki kemampuan intelektual dan pengalaman beracara di pengadilan. PKPA ini akan jadi lebih menarik karena materi yang disajikan adalah materi-materi dari aspek ilmiah maupun dari aspek hukum acaranya terutama konsentrasi hukum pidana, hukum perdata dan hukum administrasi negara.

Sebagai konsekuensi dari amanah ini Gea dan Mirza segera akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi keberadaan organisasi baru ini. Dalam waktu dekat DPD PERHAKHI Sumut akan segera mengumpulkan para pakar, penasihat dan konsultan hukum di daerah ini untuk merumuskan langkah-langkah selanjutnya terutama menyusun rencana program kerja.

“Kami akan berkoordinasi dengan para pakar hukum di berbagai universitas di Medan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan kita lakukan dalam upaya memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat luas. Hal ini juga erat kaitannya dengan program Menteri Pendidikan Nasional Nabiel Makarim untuk mewujudkan Kampus Merdeka,” kata Mirza yang adalah juga staf pengajar di Fakultas Hukum USU.

Mirza yakin PERHAKHI akan mendapat dukungan yang besar dari para pakar, penasihat dan konsultan hukum yang berkiprah di Sumatera Utara. (*)

Reporter:

An Jambak

Editor:

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here