Pasukan bebek berjalan dengan barisan teratur.

Medan-Rentaknews.com. Sesekali kita perlu mengamati hewan ternak yang hidup disekitar kita, sedikitnya dapat memberikan pelajaran yang baik. Beberapa hewan ternak, lembu, kerbau, kuda, kelinci, ayam, bebek dan burung memiliki karakter menarik dan unik bila diamati, masing-masing hewan berbeda karakter. Untuk bebek, sedikit unik dalam berkelompok, hewan ternak ini sungguh berbeda dari hewan yang lain dalam membangun kebersamaan.

IKLAN

Binatang ternak ini memiliki intelegensi yang cukup rendah bila dibandingkan dengan binatang lain seperti; anjing, kuda atau burung gagak. Anjing, kuda dan burung gagak dapat dilatih dan memiliki tingkat intelegensi yang cukup baik. Kemana pun bebek berjalan selalu bersama dengan rekan-rekannya. Bebek selalu berucap . wek…wek…., kepada siapapun. Bebek dengan wek.. wek.. wek, selalu konsisten dengan ucapannya.

Baca Juga :

Para bebek apabila dalam perjalanan selalu dalam berbaris rapi, tidak saling berebut, atau memotong, setiap personil bebek selalu memperhatikan komando, liatlah mereka saat menyeberang, antrian panjang tidak saling dahulu mendahului atau memotong barisan. Para bebek selalu konsisten dalam barisan dan kebersamaan menjadi kunci dalam membangun kesetaraan dalam perbebekan.

Perhatikan saat berjalan, sekawanan bebek memperlihatkan sebuah pola yang unik. Secara bergerombol mereka berjalan beriringan membentuk formasi yang menyerupai segitiga dengan salah satu di antara mereka berada di bagian paling depan sebagai pemimpin barisan. Selama perjalanan masing-masing bebek dalam formasi tersebut tetap berada di tempatnya dan tidak seekorpun di antara mereka yang berusaha mendahului bebek lainnya yang ada di depannya. Pemandangan ini mengingatkanku pada ungkapan sinis yang kerap kita dengar terkait dengan etika yang buruk saat mengantri di depan kasir atau di tempat lainnya yang menyebut, belajar dari bebek, “bebek saja bisa antre!”

Tentu saja ungkapan ini tidak enak didengar, namun kita dapat belajar banyak dengan nilai positif dari pola iring-iringan kawanan ternak bebek berkenaan dengan budaya antre yang baik.

Ada beberapa hal-hal di antaranya yang dapat diambil dari kebersamaan bebek; (a) Penghargaan dan penghormatan terhadap hak orang lain. Ketika kita sedang berada dalam antrean kita belajar untuk mengembangkan sikap penghargaan dan penghormatan terhadap hak orang lain yang lebih dahulu dari kita. (b) Pengelolaan waktu dan disiplin diri. Bila kita ingin berada di bagian depan antrean, kita harus belajar mendisiplinkan diri soal waktu serta sikap antisipatif dengan cara datang lebih awal. (c) Kesabaran. Bila kita berada di antrean paling belakang, kita melatih diri dan belajar bersabar untuk menunggu giliran kita. (d) Sopan santun, etika, dan budaya rasa malu. Ketika kita berada dalam antrean, kita belajar untuk mengembangkan budaya rasa malu saat kita secara tidak etis hendak mendahului dan menyerobot barisan. (e) Budaya antre mengajari kita untuk bertanggungjawab dan menerima konsekuensi dari keterlambatan yang mengharuskan kita untuk berada di bagian belakang. (f) Sosialisasi dan interaksi.

Mari kita coba mengambil iktibar dari kawanan barisan bebek, menghargai orang lain dengan baik, bersikap baik terhadap orang-orang bersama kita, saling menghargai, tidak egois yang hanya mendahulukan kepentingan pribadi, tanpa memikirkan kepentingan orang lain. Mampu menghargai orang lain adalah cermin kepribadian setiap orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here