7 Desember 2021

Ketika virus menyerang hati

Virus hati, Qur'an obatnya

Senin, 23 Agustus 2021, 12:10 WIB

SubhanaWaTa’ala berfirman :

وَإِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ مُعْرِضُونَ ؛ وَإِنْ يَكُنْ لَهُمُ الْحَقُّ يَأْتُوا إِلَيْهِ مُذْعِنِينَ ؛ أَفِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ أَمِ ارْتَابُوا أَمْ يَخَافُونَ أَنْ يَحِيفَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَرَسُولُهُ بَلْ أُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

Artinya :
”Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya, agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang. Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada Rasul dengan patuh. Apakah (ketidak-datangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu ataukah (karena) takut kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya, mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. An-Nuur 24: 48-50)

Sesungguhnya kita masih menghadapi pendemi Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2), bahkan lebih meningkat dari sebelumnya memurut para ahli. Hampir seluruh belahan dunia merasakannya.

Virus ini menyerang sistem pernapasan, menyebabkan infeksi paru-paru. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan Virus COVID-19 ini menyerang manusia, yang menimbulkan banyak korban kematian.

Namun pendemi yang lebih parah lagi sesungguhnya adalah virus yang menyerang hati manusia yang menimbulkan banyak kerusakan yang sungguh sangat dahsyat.

Dalam Al-Qur’an banyak ayat yang menyebutkan beberapa penyakit yang bersumber dari hati.

Firman Allah SWT :

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya :
Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS An Nisa : 32)

Rasulullah SAW menegaskan betapa hebatnya fungsi hati dalam kehidupan manusia. Jika hati rusak, maka semua organ dalam tubuh manusia ikut rusak pula, begitu pun sebaliknya.

Sabda Rasulullah SAW:

اَلاَ وَاِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً اِذَا صَلُحَتْ صَلُحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَاِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ اَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ (رواه البخارى)

Artinya :
“Ketahuilah, didalam tubuh manusia ada segumpal daging. Apabila segumpal daging itu baik, baiklah tubuh seluruhnya, dan apabila daging itu rusak, rusaklah tubuh seluruhnya. Ketahuilah olehmu, bahwa segumpal daging itu adalah qalbu (hati)” (H.R. Bukhari).

Hadits ini menunjukkan bahwa baiknya amalan seorang hamba tergantung pada baiknya hati. Sebaliknya, rusaknya amalan seorang hamba adalah sesuai dengan rusaknya hati.

Hati yang baik, itu adalah hati yang sehat selamat. Hanya hati seperti ini yang akan bermanfaat di sisi Allâh Azza wa Jalla kelak.

Firman Allah SWT :

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ ﴿٨٨﴾ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

Artinya :
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (QS Asy-Syu’arâ’ 26: 88-89)

Sesungguhnya semua penyakit yang bersumber dari hati adalah berbahaya bagi kehidupan individu maupun orang lain (social). Iri, dengki, hasud, dzalim, sombong, menyepelekan ajaran agama, adalah beberapa di antara penyakit yang bersumber dari hati.

Bentuk penyakit hati yang sangat berbahaya melanda umat Islam saat ini adalah penyakit kronis kesyirikan. Penyakit ini menyerang hati manusia, dimana hati bergantung, cinta, takut, berharap, dan bertawakkal kepada selain Allah SubhanWaTa’ala.

Penyakit ini sangat berbahaya, lebih berbahaya daripada penyakit Covid-19 yang saat ini menjadi trauma menakutkan. Sebab penyakit hati ini membuat si penderita abai dan sama sekali tidak bisa merasakan hatinya sakit dengan stadium tinggi.

Kalaupun ia merasakannya, sangat susah baginya untuk bersabar dalam mengobatinya. Karena obat sakit hati adalah dengan melawan hawa nafsunya yang memerlukan pengorbanan besar.

Obat paling mujarab untuk menyembuhkan penyakit hati ini adalah sebagaimana dianjurkan yaitu bertaubat, berdzikir dan bertaqarrub kepada Allah SWT.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

يَا وَابِصَةُ اسْتَفْتِ قَلْبَكَ وَاسْتَفْتِ نَفْسَكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ الْبِرُّ مَا اطْمَأَنَّتْ إِلَيْهِ النَّفْسُ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي النَّفْسِ وَتَرَدَّدَ فِي الصَّدْرِ وَإِنْ أَفْتَاكَ النَّاسُ وَأَفْتَوْكَ

Artinya :
“Wahai Wabishah, mintalah fatwa pada hatimu (3x), karena kebaikan adalah yang membuat tenang jiwa dan hatimu. Dan dosa adalah yang membuat bimbang hatimu dan goncang dadamu. Walaupun engkau meminta fatwa pada orang-orang dan mereka memberimu fatwa” (HR. Ahmad no.17545)

Allah SWT berfirman :

لَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ١٣:٢٨

Artinya :
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati-hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah. Ingatlah, hanya dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah-lah, hati akan menjadi tenteram”. (QS Ar Ra’d 13 : 28).

Imam Ibnu Katsir menjelaskan : “Maksudnya, hati akan menjadi baik dan menjadi senang ketika menuju ke sisi Allah. Hati menjadi tenang ketika mengingat Allah, dan hati merasa puas ketika merasa bahwa Allah adalah Pelindung dan Penolongnya”.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

: اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ القُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبنَا عَلَى طَاعَتِكَ

Artinya :
Wahai Dzat Yang membolak-balikkan hati! Arahkanlah hati kami di atas ketaatan.

Sungguh berbahagialah mereka yang setiap waktunya disibukkan dengan mengingat Allah, menyesali setiap dosa, senantiasa memohon ampunan-Nya dan memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik. Hidup dipenuhi berbagai amal kebaikan, lenyaplah virus iri, dengki dan dendam dihatinya.

SEMOGA BERMANFAAT

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram