1 Desember 2021

Warga Jalan Karya Wisata Medan Johor Demo Terkait Penerapan PPKM.

Masyarakat disekitar jalan Karya Wisata Kecamatan Medan Johor melakukan aksi demo terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM).

Jum’at, 27 Agustus 2021, 14:30 WIB

Jum’at, 27 Agustus 2021, 14:30 WIB

Medan-Rentaknews.com. Masyarakat disekitar jalan Karya Wisata Kecamatan Medan Johor melakukan aksi demo terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) jumat (27/8/2021)yang sudah berjalan sekian hari, namun belum ada tanda tanda akan berakhir.

Dampak PPKM bagi para pedagang di seputaran Medan Johor sungguh memprihatinkan.

Saat dikonfirmasi Camat Medan Johor Zulfahri Ahmadi. S.Sos. oleh pimpinan media Rentaknews.com Abdul Aziz memberi keterangan bahwa, “Pembatasan Mobilitas Masyarakat yang sudah berjalan 2 pekan ini tentu membawa dampak bagi para pedagang di seputaran Medan Johor ini,” jelas Zulfahri, kita tahu pemberlakuan kebijakan ini terkait dengan 5 zona merah di Kota Medan ini, yakni Medan Helvetia, Medan Tuntungan, Medan Sunggal , Medan Selayang dan Medan Johor.

Camat Medan Johor saat menemui warga menyampaikan bahwa tuntutan masyarakat akan kami rapatkan jam 14.00 WIB siang ini dengan Aspem pemko medan dan para camat yang wilayahnya masuk zona merah. Lanjut Zulfahri usai kami rapat nanti beliau berjanji akan menemui warga pada pukul 17.00 wib ini di Pos Kuphi.

Zulfahri berharap masyarakat patuh dengan pemberlakuaan jam yang sudah ditentukan, seperti Pos Kuphi mereka tepat jam 20.00 WIB menutup kedainya.

Yuslinar pemilik Rumah Makan Uni Yus salah satu merasakan dampaknya menceritakan “bahwa sebelum pembatasan diberlakukan setiap hari menghabiskan beras sebanyak 30 kg, sekarang 10 kg saja tidak habis pak,”ujar Yuslinar.

PPKM telah membatasi masyarakat dalam mencari nafkah, sementara keluarga butuh makan.

Demikian juga pedagang burger saat ini tutup tidak ada pembeli, masyarakat meminta kepada aparat agar melonggarkan aturan dan regulasi yang dibuat agar kami bisa berusaha, soal mematuhi jam pentupan kedai kami akan mematuhinya.

Reporter: Abdul Aziz
Editor: Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram