Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago.

Ahad 19 Sep 2021 09:30 WIB

IKLAN

Pangi menilai Jokowi seharusnya tunjukan komitmen tolak aksi pelemahan KPK.

JAKARTA –Rentaknews.com. Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menyindir sikap Presiden Joko Widodo dalam merespons pemecatan 51 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Menurut Pangi, Presiden Jokowi seakan cuci tangan atau tidak mau turut campur dalam masalah yang diketahuinya sendiri. 

Pangi mendesak Presiden Jokowi menunjukkan komitmen dalam pemberantasan korupsi sebagaimana janji kampanyenya. “Presiden dari dulu terkesan cuci tangan. Dan seolah olah tak mau terlihat intervensi proses hukum, padahal seharusnya presiden harus punya sikap yang jelas, adalah panglima yang langsung memimpin sendiri agenda pemberantasan korupsi, tapi presiden Jokowi tidak melakukan itu semua,” kata Pangi kepada Republika.co.id, Jumat (17/9).

Baca Juga

Lihat juga:

Seorang pria berjalan di dekat tumpukan karung berisi beras di gudang Bulog wilayah NTT di Kupang, NTT.

Seorang pria berjalan di dekat tumpukan karung berisi beras di gudang Bulog wilayah NTT di Kupang, NTT.

Atas dasar itulah, Pangi sulit mempercayai komitmen Presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi bila aksi pelemahan KPK terus berulang dan dibiarkan di periode kepemimpinannya. “Saya sangat kecewa dan prihatin dalam konteks komitmen Presiden dalam upaya pemberantasan korupsi,” ujar Pangi.

Pangi mengungkapkan, sikap Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pantas ditiru Presiden Jokowi dalam menyikapi pelemahan KPK. Menurutnya, seorang Presiden pantas mengambil sikap bijak dan tegas atas permasalahan genting di negaranya.

Sumber Berita : https://www.republika.co.id/berita

Editor : Adm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here