7 Desember 2021

PKS ingatkan pemerintah, Utang Luar Negeri Indonesia Hampir Mencapai 6 Ribu Triliun

Hidayatullah Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS.

Senin 20 September 2021 09:35

Medan-Rentaknews.com. Pemerintah diminta untuk berhati-hati dalam mengelola Utang Luar Negeri (ULN) nyaris mendekati rp. 6.000 triliun pada bulan Juli 2021.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Hidayatullah mengingatkan, kondisi perekonomian yang tertekan akibat pandemi covid – 19 tidak hanya melanda Indonesia saja, tetapi kondisi ini jangan sampai diperburuk oleh utang yang menjadi beban jangka pendek maupun jangka panjang.

Baca Juga :

Hidayatullah mengingatkan kelola utang dengan bijak dan benar, jangan ugal-ugalan ULN harus dioptimalkan pengelolaannya dengan meminimalisir resiko yang dapat mengganggu stabilitas perekonomian baik untuk saat ini maupun masa mendatang.

Penambahan utang pemerintah dan bunga yang melampaui pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) serta penerimaan negara, akan memunculkan kekhawatiran beban berat dimasa yang akan datang ujar Hidayatullah kepada rentaknews.com di Medan Ahad (19/9/2021).

Artinya pemerintah harus sangat serius dalam mengelola utang yang sudah ada, bukan dengan terus menambah utang baru ujar politikus PKS ini.
Hidayatullah minta pemerintahan Presiden Jokowi agar menjalankan beberapa langkah strategis agar utang tidak menjadi beban saat ini maupun kedepannya.

Langkah – langkah strategis dimaksud adalah:

Pertama, Perkuat kondisi pemerintah dengan Bank Indonesia untuk memantau perkembangan dan memastikan ULN tetap sehat.

Kedua, Diperlukan kehati – hatian tingkat tinggi dalam mengelola
Utang Luar Negeri (ULN).

Ketiga, Membuat perencanaan skala prioritas dan Akuntabilitas. Langkah selanjutnya yang tidak kalah pentingnya, agar pemerintah tidak mudah mengambil jalan pintas dengan menambah utang baru, optimalkan pengelolaan utang yang sudah ada, jangan memaksakan penggunaan utang atau menambah utang untuk proyek yang tidak prioritas, seperti proyek pemindahan ibukota negara ke Kalimantan Timur.

Untuk kehati – hatian agar pemerintah mencermati laporan Bank Indonesia terkait Utang Luar Neger (ULN) Indonesia hingga Juli 2021 senilai 415,7 miliar dolar Amerika Serikat atau setara rp. 5.919 triliun rupiah. Posisi tersebut tumbuh 1.7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (YOY).

“ULN pemerintah per juli 2021 mencapai 205,9 miliar dolar AS atau tumbuh 3,5 persen (YOY) serta ULN swasta sebesar 207 miliar dolar AS atau tumbuh 0,1 persen year on year (YOY),” ungkap Hidayatullah.

Reporter : Abdul Aziz
Editor: Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram