1 Desember 2021

23 September 2021, Hari Maritim Nasional. Ke – 57.

Sejak 23 September 1953 menjadi Hari Maritim Nasional .

Kamis 23 September 2021 19:00

Medan – Rentaknews.com. Indonesia memiliki potensi kemaritiman yang besar, Allah SWT telah mengkaruniakannya kepada kita, walau begitu kita belum sadar atas karunia ini. Untuk itu, kesadaran akan potensi maritim yang besar perlu diperkuat lagi melalui literasi kemaritiman supaya kita mampu memanfaatkan potensi alam kita lebih baik lagi.

Sejarah kemaritiman di kepulauan nusantara berawal sejak abad ke 9, dimana banyak kerajaan maritim besar sukses membawa wilayah kepulauan nusantara menuju masa kemakmurannya.

Hari Maritim Nasional ditatapkan pada tanggal 23 September oleh Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor : 249/1964. Hal itu sejalan dengan tekad beliau menjadikan Indonesia berjaya sebagai sebagai negara maritim.

Ditetapkannya Hari Maritim Nasional 23 September pada Musyawarah Nasional (Munas) Maritim I. Sejak saat itu 23 September selalu dirayakan menjadi Hari Maritim Nasional dilansir laman Kemenko Maritim.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam memantapkan posisi Indonesia sebagai negara maritim adalah menetapkan 7 pilar poros maritim dalam ketetapan dimuat dalam Peraturan Presiden No. 16 tahun 2017 tentang kebijakan laut Indonesia.

Perayaan Hari Maritim Nasional adalah momentum untuk mengoptimalkan seluruh sektor maritim dalam mendukung rencana pemerintah menjadikan indonesia sebagai poros maritim dunia.

Perayaan Hari Maritim Nasional adalah momentum untuk mengoptimalkan seluruh sektor maritim

Terbentang dari Sabang hingga Merauke, indonesia memiliki 17.499 pulau dengan luas total wilayah indonesia sekitar 7,81 juta km2. Dari total luas wilayah tersebut 3,25 juta km adalah lautan dan 2,55 juta km2 adalah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) hanya sekitar 2.01 juta km2 yang berupa daratan. Patut kita bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat yang sangat besar ini.

Penulis: Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan 2015 -2018.

Editor: Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram