1 Desember 2021

Dua anak peserta PKH Kelurahan Belawan Bahagia meraih Beasiswa Al-Azhar Cairo

Anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH), Wais Al Qarni dan Ikramur Ramadahan.

Medan-Rentaknews.com. Dua Anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Program Keluarga Harapan (PKH),Wais Al Qarni dan Ikramur Ramadahan yang berdomisili di Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan Porpinsi Sumut ,berhasil mendapatkan beasiswa melanjutkan kuliah di Universitas Al-Azhar Cairo Mesir.


Wais dan Ikram adalah anak peserta PKH tahun 2008, keterbatasan ekonomi tidak membuat mereka kehilangan semangat. Mereka cukup gigih belajar dan menghapal aI-quraan sampai sekarang telah hapal ayat-ayat suci Al-quraan sampai 15 jus.” Kami menghapalnya minimal satu minggu satu halaman, Waktu subuh khusus untuk menambah hapalan, magrib mengulangi hapalan sesudah sholat Isya kami mengnguatkan hapalan,” tutur kedua remaja itu pada Pendamping PKH.

”Alhamdulilah sampai sekarang kami dah bias hapal 15 jus bu,” tambah ikram melanjutkan ceritanya. Itulah salah satu dasar awal hapal al-qur’an sampai 15 Jus bagi Wasis dan Ikram agar diterima sekolah di universitas Al-Azhar. Setelah itu mereka juga mengikuti rangkaian test dan penyesuaian bahasa. Tepatnya, kemampuan mereka menggunakan bahasa arab yang kelak digunakan sebagai bahasa sehari-hari di Al-Azhar.

Awalnya, mereka sulit untuk mendapatkan izin dari kedua orang tuanya berangkat kuliah ke Al-Azhar Cairo. Cukup jauh menurut orang tua mereka, karena melihat kemampuan ekonomi akan sulit untuk mengunjui melihat keadaan anaknya sekolah disana.
Saat galau membayangkan akan pisah jauh dengan anaknya, Ramidahi budari Wasis usai pertemuan kelompok selalu curhat dengan pendamping PKH Rasmuliati Surbakti bahwa ia berat melepaskan anak pertamanya sekolah ke Cairo. Pendamping terus memeberikan gambaran yang masuk di akal, dan memberikan semangat agar ibu yang sehari-hari jualan bakso bakar ini melepaskan anaknya untuk meraih cita-citanya.

Untuk diketahui, PKH ini merupakan Bansos bersyarat yang diberikan Pemerintah kepada keluarga prasejahtera, yang salah satu tujuannya adalah untuk memastikan pendidikan anak-anak dapat terpenuhi dan mendorong untuk anak mampu melanjutkan pendidikan Tinggi.. Program Bansos ini sangat membantu masyarakat terlebih lagi pada situasi saat ini.

Kedua orang tua remaja Putra ini, Ramidah dan Desmiyarni mengucapkan terima kasih pada Kementrian Sosial RI. ”Kami sangat mengucapkan terima kasih pada Kementrian Sosial telah memberikan bantuan PKH pada keluarga kami, sehingga anak kami biaya sekolahnya tidak terhambat,” tutur kedua pengurus RumahTangga Peserta PKH.

Untuk memantau perkembangan anak peserta PKH di Pasilitas Pendidikan di mana ia sekolah, melaui kegiatan verifikasi Fasdik. Dari situlah pendamping bias melihat perkembangan anak pesertaPKH. Setelah itu pendamping selalu koordinasi dengan Kepala sekolah, dan pertemuan dengan orang tua dalam pertemuan kelompok yang dilakukan sebulan sekali.

Untuk melihat perkembangan anak peserta PKH di Fasilitas Pendidikan, lalu member arahan dan memotivasi mereka dalam pertemuan kelompok untuk selalu berusaha dan belajar lebih giat agar dapat meraih cita-citanya. (Rasmuliati Surbakti Pendamping PKH Kota Medan)

Reporter : Abdullah

Editor : Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram