1 Desember 2021

PW. Pemuda PERSIS Sumut, Gelar MA’RUF Dihadiri Anggota DPD RI, H. Muhammad Nuh, MSP

egiatan ini mengusung tema "Ma'ruf sebagai Peningkatan Semangat Berorganisasi dan Berfikir Pemuda PERSIS Dalam Kehidupan Berjam'iyah"

Senin, 25 Oktober 2021 09:15 WI

Medan-Rentaknews.com. Dalam rangka melahirkan kader-kader baru, Pimpinan Wilayah Pemuda Persis Sumatera Utara mengadakan kegiatan Masa Ta’aruf (Ma’ruf) Ahad, 17 Rabiul Awal 1443 H / 24 Oktober 2021 M. Kegiatan ini dilaksanakan di kompleks MMTC Blok.A No. 33 gedung Aula Sufis Coffe. Sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan ini, datang dari beberapa Kabupaten/ Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, antara lain dari Medan, Deli Serdang, Batubara, Simalungun, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Karo dan Pakpak Bharat.

Kegiatan ini mengusung tema “Ma’ruf sebagai Peningkatan Semangat Berorganisasi dan Berfikir Pemuda PERSIS Dalam Kehidupan Berjam’iyah”

Acara Dibuka dengan melantunkan Ayat Suci Al Qur’an oleh Qari Dedi Prima Ritonga, M.Pd, Kemudian dilanjutkan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Pemuda Persis. Sambutan berturut – turut disampaikan Ketua Pemuda Persis Sumut Joko Imawan, dilanjutkan oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah PERSIS Sumatera Utara Abdul Aziz, ST.

Penyerahan Cindera Mata Berupa Buku Gerak Jihad Pemuda PERSIS Konsep dan Praktek Jihad
Pemuda Persis 2015 -2020 oleh Keta Pemuda PERSIS Joko Imawan Kepada KH. Muhammad Nuh, MSP

“Harapannya dengan tema ini kader baru bisa melanjutkan estafeta perjuangan Pemuda Persatuan Islam dalam menegakkan Qur’an dan Sunnah secara istiqomah serta menjadi Lokomotif Pergerakan Dakwah Jam’iyah.” Ujar Joko Imawan selaku ketua PW Pemuda Persis Sumut.

Acara dibuka langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda PERSIS Ustadz Ibrahim Nasrul Haq Al Fahmi, S.Pd tepat pukul 10.00 WIB melalui webinar. Selanjutnya para peserta disuguhi materi pertama dengan tema ” Profil dan Sejarah Pemuda Persis” oleh Ketua Umum Pemuda Persis, materi selanjutnya adalah “Tauhid Sebagai Landasan Perjuangan” disampaikan Ilham Maulana S.Pd.I Selaku Ketua DPP Bidang Kaderisasi.

Materi kedua tentang  “Wajhah dan Wijhah Pemuda Persis” oleh Ketua PD Pemuda Persis Kota Medan Dr. Fikri Alhaq Fachryana. Tiga strategi dalam rangka optimalisasi potensi diri. Pertama, Spritual Quotient. Kedua, Emotional Quotient dan yang ketiga, Inteligensi.
Dilanjutkan Fikri cara mengoptimalkan 3 potensi diatas adalah, Muliakan bidadari yang pertama (ibu kita), sekali lagi ibu kita,” tegasnya.
Nomor satukan Allah dalam segala situasi, perbaiki sholatmu, maka Allah akan menyelesaikan segala urusanmu. Sholat dhuha, kunci rezeki sepanjang hari.
Do’a ditempat dan waktu terbaik dan sedekah.

“Untuk mencapai kemenangan yaitu kebahagian hidup di dunia dan akhirat,” lanjut Fikri Islam dengan terang benderang memberi contoh suri tauladan ada dalam pribadi Rasulullah SAW. Dalam pribadi Rasulullah terhimpun empat karakter yaitu:
Sidhiq (integrity), Amanah (realibility), Tabligh (Visioner) dan Fathonah (cerdas).
Lebih lanjut Fikri menyampaikan bahwa berdirinya Pemuda Persis 26 Maret 1936, setelah 13 tahun lebih dulu berdirinyaPersatuan Islam tanggal 12 September 1923.
Fikri menegaskan, pemuda yang tidak terlibat dalam perjuangan adalah generasi pemutus garis sejarah.

Keterputusan kaderisasi perjuangan adalah keterputusan perjuangan dakwah.
Pemuda harus merespon dengan dengan cerdas tentang kecepatan perubahan yang tidak terprediksi, ketidakpastian kondisi masa depan, teknologi baru, model kehidupan baru (new normal) ini harus menjadi perhatian pemuda agar tidak tergilas oleh perubahan itu sendiri, pemuda hari ini adalah tokoh masa depan ungkap Fikri.

Materi Pamungkas Terakhir dengan Thema “Pemuda PERSIS Sebagai Penggerak Jam’iah” Disampaikan langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Persis Sumut, KH. Muhammad Nuh MSP, yang juga saat  ini diamanahi sebagai Anggota DPD/MPR RI, perwakilan Sumatera Utara. Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Masa Ta’aruf Pemuda PERSIS Sumut ini, Kemudian Nuh memaparkan sekilas tentang sejarah berdirinya PERSIS dan kontribusinya terhadap Bangsa dan Negara Indonesia.

“Pemuda PERSIS sebagai Badan Otonom PERSIS silahkan bergerak dan inisiasi program- Program yang bisa memajukan Jam’iyah, perbanyak diskusi- diskusi ilmiah, pemikiran dan literasi positif, Bisa jadi di Sumatera Utara Pemuda PERSIS lebih dahulu membentuk Pimpinan- Pimpinan ditingkat Daerah dan Pimpinan- Pimpinan Cabang di setiap Kabupaten/ Kota yang belum terbentuk PERSIS, baru Kemudian Persis-nya menyusul dibentuk, kita akan selalu support, demi perkembangan Persis di Sumatera Utara,” ungkap Senator asal Sumut tersebut.

Penyerahan Cindera Mata Berupa Buku Gerak Jihad Pemuda PERSIS Konsep dan Praktek Jihad Pemuda Persis 2015 -2020 oleh Ketua Pemuda PERSIS Joko Imawan Kepada KH. Muhammad Nuh, MSP dan diakhiri Photo Bersama.

Reporter : Abdullah
Editor: ADM

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram