Pimpinan Wilayah Persis Sumut, H. Muhammad Nuh, didampingi Sekretaris PW Abdul Aziz hadir dalam rangka peresmian Mushalla Al-Ittihad

Rabu 27 Oktober 2021 05: 35 WIB

IKLAN

Pakpak Bharat-Rentaknews. com. Kabupaten Pakpak Bharat yang dimekarkan tahun 2003 lalu memiliki luas 1.218,30 km atau 1,67 % dari total luas Provinsi Sumatera Utara yang terdiri dari 8 kecamatan, 52 desa dengan jumlah penduduk +/- 52.000 jiwa.
Diantara 52 desa tersebut Pengurus Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Sumatera Utara dan rombongan mengunjungi Desa kuta saga tepatnya dusun kuta pinang kecamatan Kerajaan Selasa (26/10/2021).

Pimpinan Wilayah Persis Sumut, H. Muhammad Nuh, didampingi Sekretaris PW Abdul Aziz hadir dalam rangka peresmian Mushallah Al-Ittihad yang sudah lama dirindukan kehadirannya oleh masyarakat muslim di daerah minoritas tersebut.
Alhamdulillah hari ini tonggak sejarah telah dipancangkan untuk kebangkitan islam di desa ini, dan akan menghadirkan generasi Qur’ani.

Kaum muslimin di desa ini sangat merindukan Mushallah untuk sarana ibadah, sarana pendirian madrasah Raudhatul Afhtal (RA) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta sarana penghapal Al’Qur’an ujar Ketua PD. Persis Pakpak Bharat, Ust. Wahyudin, S. Pd.I dalam sambutannya.

Sementara Camat kec. Kerajaan Febriansyah Boangmanalu, S.IP sangat mengapresiasi pendirian Mushallah di desa Kuta Saga ini,” kami sebagai aparatur Pemerintah sangat mendukung serta terima kasih kepada Jajaran Pengurus Persis baik ditingkat Wilayah, Daerah maupun PC Persis Kerajaan yang punya kepedulian yang besar terhadap pembinaan generasi muda disini,” ujar Febriansyah selaku Camat.

Ketua PD. Persis Pakpak Bharat, Ust. Wahyudin, S. Pd.I,
Camat kec. Kerajaan Febriansyah Boangmanalu, S.IP serta anggota Persis Pakpak Bhrat

Senada dengan diatas Rehan Kabeakan salah seorang tokoh masyarakat menyambut baik dan berterima kasih sekali atas pembangunan Mushallah di kampung kami ini, “haru saya mendengarnya, Mushallah ini sudah lama menjadi angan – angan saya, alhamdulillah Allah mengabulkan doa hambanya, kami sangat yakin kekuatan doa,” ujarnya. Sebelumnya Persis telah menyerahkan buku Iqro’ dan Mushaf Al-Qur’an bahkan Idul Adha 1443 H kami warga Muslim disini telah melaksanakan pemotongan hewan qurban sumbangan dari Ust Nuh,” ujar Kebeaken.


Sambutan dan sekaligus peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan Mushallah Al-Ittihaad, H. Muhammad Nuh memulai dengan menyebut Nama Allah, atas Ridho-Nya semua ini dapat terwujud, bahwa niat itu penting, niat adalah induk dari segala kegiatan kalau niat kita baik atas izin Allah semuanya akan dimudahkan.
“Membangun tempat ibadah itu adalah prioritas, ini penting Rasulullah hijrah ke Yasrib juga pertama sekali (Madinah) membangun masjid, masjid yang pertama sekali dibangun Rasulullah adalah masjid Quba,” ujar M.Nuh.

Pemekaran wilayah yang menjadikan Pakpak Bharat menjadi Kabupaten yang terpisah dari Kabupaten induk beberapa waktu lalu dapat kita ambil hikmahnya.
Pertama, pemekaran itu sendiri menyebabkan masyarakat dapat terperhatikan, selain itu masyarakat dapat memacu diri, menggali potensi diri, sesuai tuntutan dan perkembangan.

“Kita perlu melakukan perubahan dan sekaligus menerima beban dan tanggung jawab untuk memajukan daerah agar tidak tertinggal dan bisa sejajar dengan kabupaten, kota lainnya di Sumut,” ujar Nuh.
Peluang ini adalah karunia Allah untuk itu harus direspon, Allah akan mudahkan apabila kita bersungguh – sungguh. Kesungguhan yang Allah maksudkan bukanlah sisa -sisa tenaga dan sisa – sisa waktu kita. Semangat yang sudah muncul jangan sampai kendur.
Kehidupan itu dinamis, maka orang – orang yang optimislah yang dapat menangkap peluang yang telah diberikan Allah SWT.


“Peluang tersebut seperti kehadiran saya sebagai Anggota DPD RI Perwakilan Sumatera Utara tentunya salah satu peluang untuk bisa bersinergi dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Pakpak Bharat ini, saya siap membantu,” ujar Nuh. Ditandai dengan dimulainya pembangunan Mushalla, hari ini juga kita sudah berazzam menerima amanah dan tanggung jawab bersama -sama mentelesaikan pembangun sarana ibadah ini,” ujar Anggota DPD RI ini dengan bersemangat.

“Gagasan yang baik tentu akan menghasilkan kebaikan pula. Seperti yang disampaikan ust. Hamzah bahwa ada program yang ditawarkan AMCF kepada lembaga dan masyarakat tentang bantuan sarana,” pungkas, Nuh.

Reporter : Abdullah
Editor : Adm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here