2 Desember 2021

H. Adam Malik Pahlawan Nasional Dari Sumatera Utara, Ketua MU Perserikatan Bangsa Bangsa Ke 26.

H. Adam Malik

Serial Hari Pahlawan

Senin, 08 Nopember 2021 20:00 WIB

Medan-Rentaknews.com. Ada banyak pahlawan nasional di Indonesia yang semangatnya dapat menginspirasi kita. Beberapa diantaranya adalah pahlawan yang berasal dari Sumatera Utara, bahkan untuk mengenang nama-nama pahlawan dari Sumatera Utara dijadikan sebagai nama jalan dibeberapa kota.

Tidak asing bagi kita mendengar nama H. Adam Malik, yang bernama lengkap Adam Malik Batu Bara merupakan pahlawan dari Sumut, ia adalah mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ketiga, pernah menjadi menteri Indonesia di beberapa departemen, salah satunya menjadi Menteri Luar negeri. Beliau lahir di Pematang Siantar pada 22 Juli 1917.

Jabatan bergengsi yang pernah disandangnya adalah menjadi Ketua Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bersama menteri luar negeri negara ASEAN.
H. Adam Malik adalah seorang politikus Indonesia dan mantan jurnalis yang menjabat sebagai wakil presiden ke 3 era Presiden Soeharto.

Menempuh pendidikan dasarnya di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) di Pematang Siantar, kemudian melanjutkan disekolah agama Parabek Bukiktinggi, di Parabek sekolahnya tidak berlanjut, Adam Malik memutuskan pulang ke kampung membantu orang tuanya berdagang.

Sejak usia belia, semangat Adam Malik dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia telah menggelora.Di usia 17 tahun Adam Malik telah dipercaya untuk menjadi ketua Partindo di Pematang Siantar dari tahun 1934 hingga tahun 1935.
Keinginannya untuk maju dan berbakti kepada bangsa semakin besar, mendorong Adam Malik untuk hijrah ke Jakarta.

Di Jakarta inilah, Adam Malik merintis karirnya sebagai wartawan dan tokoh pergerakan.
Pada tahun 1940 dia diangkat menjadi anggota Dewan Pimpinan Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo).

Menjelang kemerdekaan 17 Agustus 1945, dibantu tokoh pemuda lainnya, dia pernah membawa Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdenlok untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mendukung kepemimpinan Soekarno-Hatta, beliau juga menggerakkan rakyat berkumpul dilapangan Ikada Jakarta.

Tidak hanya dalam lingkup nasional, karir Adam Malik secara Internasional mulai terbangun, ini dimulai ketika dirinya diangkat menjadi Duta Besar dan Berkuasa Penuh untuk Negara Uni Soviet dan negara Polandia pada tahun 1962.

Adam Malik ditunjuk menjadi Ketua Delegasi Republik Indonesia untuk perundingan Indonesia dengan Belanda mengenai wilayah Irian Barat di Washington D. C. Amerika Serikat. Beliau wafat di Bandung 5 September 1984.

Atas jasa – jasanya, Adam Malik dianugerahi berbagai macam penghargaan diantaranya Bintang Mahaputra pada tahun 1971, Bintang Adhi Perdana tahun 1973 dan diangkat sebagai Pahlawan Nasional tahun 1998. Untuk mengenang jasa – jasanya nama beliau di abadikan pada Rumah Sakit Umum (RSU) H. Adam Malik.

Penulis: Abdul Aziz
Editor: Adm

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YouTube
Instagram