18 Januari 2022

Penguatan Nilai Wasathiyah Islam Diseminarkan

33 Pengunjung

Medan-Rentaknews.com.: Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (MUISU) menggelar seminar tentang Penguatan nilai-nilai wasathiyah Islam dalam menciptakan kerukunan masyarakat Sumatera Utara di Aula MUI Jl. Majelis Ulama Nomor 3 Medan, Senin (6/12).

Ketua Umum MUISU, Dr. H. Maratua Simanjuntak dalam sambutannya ketika membuka kegiatan itu menjelaskan wasathiyah sebagai ajaran Islam yang mengarahkan umatnya untuk selalu bersikap adil, seimbang, bermaslahat dan proporsional dalam semua dimensi kehidupan.

Umat Islam,katanya, adalah khairunnas, sehingga dituntut mampu menjadi penengah untuk meraih kebahagiaan dan kebaikan hidup bersama umat beragama lain di negeri ini.

“Dengan demikian umat diharapkan mampu menghargai perbedaan pandangan dan pemikiran , tapi tetap berpegang teguh pada ajaran Islam,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia kegiatan, Drs. H Palid Muda Harahap MA yang juga Ketua Bidang Kerukunan Antar Umat Beragama MUISU menjelaskan, kegiatan diikuti 50 peserta dari berbagai elemen umat Islam di Sumatera Utara.

Bersama Sekretaris Dr. H Arifin Umar dan Ketua Komisi Kerukunan, H Dharma Effendi menjelaskan pentingnya umat untuk panatik dalam meyakini agama yang dianut dan menjalankan ajaran agama semaksimal mungkin.

“Dalam melaksanakan ajaran agama kita harus panatik, tapi secara internal semata untuk memperkuat keimanan kita kepada Allah,” ujar Palid Muda.

Dijelaskanya, umat harus aktif menyampaikan dakwah untuk memberikan pandangan yang benar serta meluruskan pandangan-pandangan yang keliru serta melenceng tentang Islam yang menjadi rahmat bagi sekalian alam tersebut.

Hal lain disampaikannya, pentingnya menumbuhkembangkan sikap toleransi dalam kehidupan beragama, sehingga diharapkan umat dapat memiliki imunitas yang baik terhadap segala hal yang dapat merusak sendi-sendi kerukunan dan toleransi yang selama ini telah terpelihara dengan sangat baik tersebut.

Dalam kegiatan ini, sebagai nara sumber, Dr. Junaidi dengan makalah berjudul Merajut kerukunan antar umat beragama untuk mewujudkan harmonisasi kehidupan masyarakat Sumatera Utara. Dr. H Erwan Effendi makalah Implementasi BM No 8 dan 9 tahun 2006 dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Kemudian Dr. Muhammad Qorib MA. (r/Linda/ws)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LATEST NEWS